Selasa, 21 Februari 2012

Semestaku kamu, Semestinya.

Pagi yang dingin, mendinginkan suhu hatimu, membekukan benih benih rindu. memekakkan masa masa palsu yang terpaut tujuh jeda. Tidak sedetikpun menjelaskan sapa.

Kata seorang yang sering ku pinjam sandarannya, rentetan kisah ini berpotensi. ada indikasi untuk menuai hasil dari jari jemari yang melangkah atas tiap gerakmu. terlebih, yang kuingini justru kamu dan seutuhnya kamu. bukan hanya kisah yang semu. bukan juga hanya kata tercetak dari kenangan yang tergenang di sela waktu. Dapatkah semesta memberiku kamu?

Dan sepenuhnya yang harus kau tau, di sisi tepian peluhku yang memuai begitu saja, tidaklah akan menjadi sia-sia. Kelak, tunggulah semesta melakukan kewajibannya :)

kiki ramadhani
@kii992

Senin, 20 Februari 2012

Kamu Hilang

Senin pagi, hawa dingin menyapa lembut, mengentas hasrat untuk kembali ke pembaringan. Menghela pelan. Sesaat setelah menyapa dunia maya, linimasaku tertera jejakmu. tidak lagi merah jambu. tidak lagi.
Ada sedikit sesak yang menyeruak, memancing riak untuk berteriak sampai serak. Ada sesumbar yang tersebar, membuatku makin terbakar sampai akar. 
sesayu yang layu.


bahagiakah kau ?
sudahkah nafasmu menjadi nyawa bahagia dia yang lain?
apakah candamu sudah mengikat candu untuknya?
entahlah.
hanya kau dan keyakinanmu dengan segala yang kau pahami yang tau.


Ada rumput laba laba di atas untai putih, 
mengikat jari jemari pesakitanku
Ada jingga di sela senja yang merintih
mengaduhkan seluruh wujud laku memaku


Kamu Hilang.

Minggu, 19 Februari 2012

PIKNIK ASIK JOGJA #1

Minggu, 19 Februari 2012


selamat sore para piknikasikers jogja :D
Well, sebenarnya sudah dari lama pengen banget ikut #piknikasik. tapi berhubung yang ada jauh jauh di luar kota banyak halangan buat ikutan. Pada suatu ketika *ceilah* nongol deh twit dari kak @rahneputri kalo piknikasik ada di jogja juga. YEAY! langsunglah kepo kepo cari tau buat ikutan.
setelah me-marketingkan teman teman dekat saya -@niiamalina @netradty @fanyruza dan @annisaalathiip . akhirnya 3 dari mereka sepakat untuk berangkats! woohoo :)


mmm awalnya sih canggung, duduk di samping vredeburg kaya anak ilang sama nia nungguin dua manusia netra dan fany. pas nunggu disana di tanyain dua orang asing tentang piknikasik yang ternyata adalah mas dicki mahardika dan mbak liony chan. haha.


buat acara yang baru pertama kali diadain di jogja, it was fun! :D asik ketemu temen2 baru yang punya kegiatan macem2 dari mulai nulis, standup, jualan tupperware, masak masakan korea sampe suffle dance! 
it is nice to know all of you guys :') dua puluh orang peserta #piknikasikjogja.


buat yang belom pernah ikutan dan pingin ikutan! get fast follow @piknikasikjogja dan tunggu info selanjutnya. Rencananya #piknikasikjogja #2 akan diselenggarakan 11 Maret 2012 . 
Jangan takut buat piknik bersama teman dunia maya! Datang dan bersenang-senang bersama #piknikasik :D


salam,


kiki ramadhani.
@kii992

Kamis, 09 Februari 2012

#17 Semoga Tuhan Mengizinkan :)

Besok, 10 Februari 2012, deadline pengumpulan lomba penulisan puisi se DIY. meskipun saingannya para penyair, penulis, sastrawan, dosen dan orang orang hebat lainnya tidak terkecuali ayah hebatku sendiri. tetapi aku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas ini. who knows? mungkin Tuhan berbaik hati mendengarkan doaku sore tadi? entahlah. Yang jelas selama sudah ber-ikhtiar, kesempatan untuk menang itu selalu ada. I'm so sure about that.

So, Semoga Tuhan mengizinkan aku memenangkannya, dan sesuai nadzar yang kuucap waktu itu. Tuhan pasti tau. 

semoga Tuhan mengizinkan! amin :) 

#16 Mengukir Masa.

dear langit. mengapa aku tak gentar ingin mengukir dirimu. mengukir serat serat tak tentu, mengukir jejak hujan, dan mengukir dia. andai saja aku dapat mengukir namaku di hatinya. andai saja.
senyumnya mengembang seperti cerahnya matahari. menghangatkan. sayangnya banyak orang menunggu kehangatannya. sama sepertiku.


dear hujan. mengapa aku selalu suka wangimu? selalu ingin memeluk aroma yang kau bawa, aku juga ingin mengiringimu. mengiringi kesejukan saat kau tiba. ingin membasahi tanah tanah tandus, bahkan hatinya tang tandus, mungkin? hah. apakah aku hanya bergurau mendendangkan namamu melulu dalam pikirku? entahlah. entah.


dear senja. mengapa kau selalu terlihat istimewa? mengapa kau selalu dapat memenangkan hati para pecinta kata. aku juga ingin sepertimu. selalu istimewa, selalu spesial di tiap hadirnya. selalu memukau dengan setiap sisinya. indah. selalu indah.


Di setiap masa-nya, ada cerita.
masa dari dentingan masa.


bisakah aku mengukirnya bersamamu, cinta?

#15 memo; untuk yang terbuang.

tidak semua yang kamu ingini harus tercapai kan? seharusnya kau lihat lagi kebelakang atas semua yang telah kau perbuat. apakah ada guna? hanya saja terlihat konyol saat kau sudah terlampau berlebih atas cakap yang kau lontarkan, tapi tak kau sadari kau mengingkarinya, kau tidak pernah benar benar menjalaninya. omong besar. 

suatu saat aku akan membuktikannya padamu. lihat saja.

tertanda
yang terbuang.

Jumat, 27 Januari 2012

#14 Surat Hilang

Hari ini Surat kalengku tersesat. Sepertinya ia tak hendak gontai menemui penujunya. Atau mungkin, ia tlah jemu menanti rumahnya?

Kamis, 26 Januari 2012

#13 Penenun Sajak Istimewa

Teruntuk @adimasimmanuel 

Eksekusi kata dalam kamu, lebih dari sekedar sederhana. Berbingkai tautan mereka, terkemas sungguh apik.Aku selalu suka.

Menaburkan cinta dalam setiap kata-nya, meredam sebentuk luka.
Menyihir setiap pasang mata yang menyaksikannya. Aku pun termangu, entah kapan aku dapat sehebat kamu..

Buliran embun dalam kaca kaca bening, menyerbak menusuk. Memaksa masuk.
Seketika aroma hujan semerbak menerawang, menyergap dari bilik bisikku, berkata:

"Inilah kamu, satu pecinta kata yang meluluhkanku, menarikku dalam linimasamu, dalam setapak jejak goresan abjad demi abjad yang tak ternyana, membius banyak insan mata, aku pun luruh di dalamnya."

Semoga kau tak jemu membaca seuntai kata kata sederhana dariku ini :)

Ngomong-ngomong, aku juga mengenal dunia sastra ini dari sesosok Ayah, sama sepertimu. Ia yang mengajariku merajut kata, menuangkan cinta, dan menjadikannya makna.

Namun hampir dua tahun yang lalu, aku nyaris tak ingat, bagaimana menyatukan kata, memilahnya, serta membingkai mereka dengan cinta sederhana.
Dunia kata yang penuh pesona ini hampir saja terhapus dengan rutinitas mahasiswa baruku kala itu, aku nyaris putus asa. Aku sudah mencoba, tetapi yang kudapati hanyalah hampa. Sungguh tak ada sua yang dapat kusentuh. Tidak ada.

Beberapa masa setelah itu, aku menemukanmu, mendapati linimasa twittermu, dan mulai menjelajahi kawahluka. Lalu akhirnya memberiku secercah pengharapan, membuatku bangkit dari tidur lelapku dalam menulis, untuk mulai kembali bertekad menciptakan keajaiban kata, yang membuatku selalu terhanyut di dalamnya.

et Voila!

Usahaku tak sia belaka. Aku mulai bisa kembali ke dalam diriku yang dulu, kembali belajar meniti asa dengan rangkaian kata, dengan cinta sederhana.

Terima kasih, Terima kasih banyak :)

Salam,

@kii992

Rabu, 25 Januari 2012

#12 Doa sang Malaikat Kecil

Sebuah surat sederhana teruntuk ibunda.

Jangan sedih, jangan khawatir, aku akan selalu menjagamu. dalam riang, dalam diam, dalam damai. Jikalau kau hanya dapat tersenyum dalam pembaringanmu, aku tetap akan senantiasa di sini, menunggumu kembali pulih, seperti sedia kala.
hatiku teriris saat sesosok yang amat kucintai itu pilu, merangkuhkan tangannya pada seorang yang senantiasa menemaninya sejak ia menjabat tangan ayahnya, duapuluhlima tahun yang lalu. aku bahagia melihat kasih sayang mereka berdua.

hanya saja, tanganku menggigil, serentak mengaduh tak karuan, termangu. tergugu. dalam bisu.
Itulah yang kurasa kala sakit menderamu, kumemohon pada Tuhan  untuk selalu memberikan kesehatan untuk Ibuku. Wanita yang memberiku dunia, membuatku ada. Tidak ada yang lebih berharga selain melihat ia tersenyum bangga dan bahagia. Jaga Ibu selalu ya Tuhan. Aku mohon. Aku mohon dengan sangat.
Amin. Amin Ya Rabbal Alamin.

Anak Terakhirmu,
Rizki Fitria Ramadhani.

Special Someone

Some people have a way of brightening someone's day.. and it's with little things that mean much. There is a phone call as just the right time, a hug when it is needed, or a comforting word of encouragement. -quote of special someone book-

#11 Yogyakarta, Punya Cerita

Disinilah hulu dari semua hilir. Asal dari segala muasal. Hidupku. Kisahku.
Tempat kelahiranku, Yogyakarta.

Sembilan belas tahun sudah aku menapaki jejak kehidupan di kota pendidikan ini. Disinilah aku memulai tiap episode dan skenario yang di gariskan yang Maha Kuasa. Entah mengapa aku tidak pernah meninggalkan kota ini dalam jangka waktu yang lama. Bagiku, disinilah rumahku.

Tiap detik bisuanmu, aku tetap tergugu. Demi Sang Tugu yang tak lekang oleh terik mentari, aku menunggumu. Menunggumu dengan seluruh keajaibanmu. Jogjaku.

Aku suka saat temarammu. Selalu suka. Aku suka bersenda dengan langit Malioboro, bercengkrama dengan tanah Adi Sucipto, atau tertawa dengan saupan angin Pantai Sepanjang.

Kesenduanmu pun begitu kurasa, saat puing puing abu beterbangan, melambaikan duka, meneriakkan kesedihan. Dua tahun yang lalu, saat Merapi memuntahkan keresahannya, lima tahun yang lalu, saat goncangan dahsyat menggema di bagian selatan. Aku menerawang, merasakan pedihmu, sakitmu, dan sesakmu.

Yang selalu setia, tak lelah meskipun kutapaki dengan sejuta kisah tak bertuan.
Yang selalu cinta, tak henti menebarkan kasih di tiap sudut kotanya.
Yang selalu indah, tak pernah bosan menjadi bagian dari dirimu.

Bagiku, kota ini lebih dari kamu. Disinilah aku menemukan kehidupanku. Ia kadang memercikan kesedihan, namun tak khayal menebarkah kebahagiaan, memunculkan rona warna-warni. Juga menunjukkan kamu. Yang selalu menumbuhkan rasa nyaman, bagi siapa saja yang mengunjunginya.

Never ending Love, Jogjakarta Berhati Nyaman.

Senin, 23 Januari 2012

#10 Yang Terlupakan

Dear, kamu.

masih ingat aku?
aku yakin kamu masih ingat aku, tapi tidak dengan kita yang dulu.
sejujurnya, terlalu pedih untuk mengingat bahwa kau sudah lupa. lupa atas aku. dan tentang aku.
terlalu miris, saat kutau, ku harus melupakannya juga. melupakan rasa yang kini menyelimuti.

Bagaimana bisa, aku di pisahkan dengan kenangan, secara terbuka. depan biji mata bulat. Bagaimana rasanya, terpaksa merelakan secuil kenangan yang ternyata sudah tumbuh di sana?

Bagaimana terpaksa terputus, dengan sebuah koneksi sederhana yang sudah nyaman ada di sana?
Sebelumnya kita masih terbiasa dengan apa yang ada. tanpa saling mengusik, tanpa saling menyakiti.
tapi tidak kini.
aku menghela nafas perlahan.
dan kembali melanjutkan makan malamku.

#9 Tentang Hujan

If I could bottled the smell of the wet land after the rain
I’d make it a perfume and send it to your house
If one in a million stars suddenly will hit satellite
I’ll pick some pieces, they’ll be on your way

In a far land across
You’re standing at the sea
Then the wind blows the scent
And that little star will there to guide me

If only I could find my way to the ocean
I’m already there with you
If somewhere down the line
We will never get to meet
I’ll always wait for you after the rain


-Adhitia Sofyan, After the Rain-

Teruntuk kamu, yang sungguh mengerti aku. penyuka hujan.
wangi hujan itu seperti kamu. sesuatu yang sungguh aku ingini. sesuatu yang sungguh aku nanti.
Sayangnya, itu dulu.
Sebelum Tuhan menempatkanmu di tempat tinggal yang baru, yang sulit sekali aku menjamahnya.
Tidakkah kau tau itu? bukan hanya orang orang itu, aku juga. aku juga merindukanmu selayaknya merindukan wangi hujan tatkala kemarau tak jua mereda. susah mengingatnya, sulit menemukannya.

Meskipun begitu, aroma hujan dalam dirimu selalu ku tunggu saat hujan sirna. Aku selalu suka :)

Sabtu, 21 Januari 2012

#8 Dear, Financial Management

ini adalah surat (bukan) cinta.

Surat ini ditulis dengan perasaan campur aduk, emosi dan geram saat melihat nilaimu keluar di situs web kampusku. bagaimana tidak, satu semester aku berkutat denganmu, berusaha sekuat tenaga untuk bisa memahamimu, semua tentangmu.

namun ternyata itu tak cukup membuatmu luluh. aku sungguh kecewa.padahal aku sudah sangat bekerja keras untuk mendapatkan hatimu, namun itu semua ternyata tak khayal hanya menjadikan ke-semu-an belaka.

tenang saja, aku tak akan lagi mengusikmu. aku dengan segera akan menyudahi semua ke-terkait-an denganmu. dan tidak akan memilihmu dalam konsentrasi semester depan.

Sincerely,
Mahasiswa Semester Tiga.

Jumat, 20 Januari 2012

#7 Surat Kaleng!

hari ini, aku menulis surat kaleng, khusus untuknya, semoga ia menerimanya, dan semoga ia suka. Semoga :)