Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Agustus 2013

Tuhan dan Permohonan

Pagi ini. Sengaja enggak tidur abis sahur. Udah mulai puasa lagi abis tiga hari absen gegara radang dan flu yang sukses bikin tepar berhari-hari.

Aku nulis ini sambil nahan pipis, fyi. Tapi itu gak penting. Yang penting in my opinion ketika ada ‘something to write’ I must write it immedietly. Whenever, wherever.

Skip yang enggak perlu dibahas.

Pukul tujuh lebih tiga puluh menitan, entah tepatnya jam berapa. Masih menggenggam buku antologi rasa milik ika natassa, setelah membaca halaman 265 paragraf satu buku tersebut

Bukan masalah bukunya, ceritanya, atau adegan apa yang sedang ditulis di situ.

Tiba-tiba, dengan pikiran yang ‘aman’ dan tidak memusingkan sesuatu hal atau seseorang yang begitu penting untuk di-penting-kan pagi ini atau hari hari sebelum ini, aku tiba tiba saja ingin menulis beberapa kalimat tentang Tuhan dan permohonan.

Pernah memohon sesuatu yang bisa dibilang lebih ke arah negatif dan kejadian? Trus kamu bakal bilang “Wah ternyata doaku manjur, pertanda apa ini?” oke, buat mempersempit pandangan tentang konteks ‘negatif’ -yang tertulis di atas- itu misalnya begini:
“Gila, gue enggak rela dia jadian sama itu. Gue doain cepet cepet putus deh biar dia bisa sama gue.”
Ini cuma contoh ya, kalo ada kesindir ya maap maap aja. Hehe. Well, menurutku itu tidak selalu bisa dianggap sebagai sebagai pertanda baik, buatmu. Coba kita liat dari sisi lain, in case doamu itu gak terkabul, kamu pasti bakal ngumpat-ngumpat trus bilang: “buset, gue kurang baik apa coba sampe mereka awet bener. Dan bla bla bla bla. Mengeluh, lebih tepatnya. Dan ya, entah kenapa kalau aku, garis bawahi pendapatku yang mungkin sedikit berbeda ini ya, hehe. Lebih cenderung takut dan berhati-hati atas apa yang akan aku mohonkan kepada Tuhan.

Kalau sekarang aku memohon pada Tuhan, “Ya Tuhan, bisakah dekatkan dia denganku? Aku ingin hidup dengannya” let say like that. Lalu Tuhan mengabulkan, tetapi pada kenyataannya *amit amit* *getok dinding* ternyata aku atau dia memang sebaiknya tidak bersama sama atau pada akhirnya menyadari bahwa kita atau aku hanya termakan kepinginan sesaat aja sama kayak kalo lagi cuci mata di mall dan jatuh cinta pada tas branded atau sepatu berkelas. Well, Permohonan itu sesuatu yang sakral, tidak bisa di buat main main dan atau di buat bercanda.

Tapi kan, bisa jadi itu sebuah pertanda yang diberikan Tuhan supaya kita menangkapnya dan menjalankan sisanya alias dengan usaha kita sendiri?

Ya, aku juga tidak meragukan itu, hanya saja tanda-tanda tersebut jangan kita gunakan dengan sebelah otak atau hati saja. We must think what we want to do with this kind of plan. Justru karena kita tidak tau how very unpredictable and complicated the God’s plan is. Kalo enggak mau mengumpat dan menyalahkan Tuhan atas kesalahan yang kamu buat sendiri karena kamu lupa dan atau kamu tidak sadar hatimu-lah yang membuatmu melakukan those kind of things that sebenarnya harus kamu pikirkan matang-matang. ya gak sih?

Uhm. Sepertinya tulisanku kali ini lebih absurd ya?


Intinya adalah: hati-hati dengan permohonan, siapa tau Tuhan mengabulkannya justru untuk mengujimu.

Senin, 11 Maret 2013

Sebuah Mula


Yogyakarta, 10 Maret 2013

Meja nomor delapan belas, sehabis latihan.

Saya dan dia (yang seharusnya bertiga) berada pada sebuah situasi yang masih tidak kita percayai sampai saat ini. Ini hanya seminggu setelah kami mengetahui nama masing-masing. Ini baru tiga empat kali bertatap wajah dan bertegur sapa sebagai dua orang asing.

Entah berapa kata, ‘kok bisa ya?’ yang terucap dari bibir kami berdua. Lalu setelahnya mempercayai bahwa semua konspirasi ini memang begitu benar adanya.

Betapa hidup adalah hasil dari tiap langkah yang kita tapak, ketika halang rintang adalah resiko dari batu-batuan yang bertebar di jalanan. Dan setelahnya akan ada sebuah jawab dari tanya dan ekspektasi yang telah terbentuk dari angan dan ingin yang tersusun sebelumnya. Entah baik, entah tidak. Semua itu tergantung daripada bagaimana kita memandang sebuah jerih dari tiap peluh yang terkuras tersebut.

Hidup terlalu singkat untuk membuatnya menjadi sia-sia. Karena itulah kami juga berbicara tentang masa depan. Tentang mimpi masing-masing, tentang harapan dan doa-doa. Bagaimana kita tetap fokus dan memperjuangkan bagaimana hidup kami selanjutnya bertahan dan berjalan. Dengan langkah kaki masing-masing, namun tetap saling menguatkan, mendukung dan mengamini dalam batin masing-masing kami.

Ketika kami berusaha keluar dari zona aman, ketika kami berusaha terjun dalam hal yang asing dan penuh liku di mata kami, kami menemukan sebuah konspirasi zionis yang membuat decak kagum kami, karena kami tahu, kami dipertemukan dengan seluruh beda dan langkah yang berbeda arah mulanya. Dan di sinilah kami, membuat sebuah kisah persahabatan dan pertemanan yang saling mengumbar tawa dan membagi cerita.

and this story has just begin..

Senin, 04 Maret 2013

ini adalah cobaan Tuhan.

jadi ceritanya aku mau cerita, dua hari ini nih antara ngeselin dan ngebetein. gimana enggak coba, kemarin udah janjian ke sunmor eh pas udah mau berangkat motor dipake, abis motor dateng kaki kiri kepentok standar tepat pas aliran darah, alhasil njarem. nyes bgt rasanya. trus pas pulang, disrempet mobil di perumahan. kaki kanannya buat nyangga motor biar enggak jatuh dan aku enggak masuk selokan. *alhamdulillah cuma kakinya aja yang nyungsep tapi enggak masuk selokan* pffft. kakiku kemeng banget sampe sekarang. pity me :( bersyukurnya lagi masih bisa sempet ntn acara seru yang namanya Jogjanesia di vredeburg gara-gara dijemput sama partner perumahan sebelah :3 meskipun pas sampe rumah lagi tambah kemeng kakinya. daan ternyata cobaan ini tidak berhenti sampai disitu..

tadi pagi, aku kekampus dengan malasnya, buat mastiin revisi key in sama ambil MoU buat acara kampus. pelan-pelan aku bawa motornya, soalnya kakinya rada bengkak.. perjalananku mulus-mulus aja sampai di.. perempatan condong catur deket kampus, perempatan paling kampret. jadi, aku ada di barisan paling depan, pojok kiri. aku udah pasang lampu tanda mau belok ke kiri, aku udah curiga sama mas-mas di sebelahku itu, bau-baunya dia mau lurus, tapi berhubung aku dah riting, jadi oke-oke aja. eh gak taunya, pas udah lampu ijo, aku duluan mau belok, pas belok persis ada suara mag jedok! dari belakang. spontan kaget aku tengoklah kebelakang. dan.. mas mas itu berkata dengan muka super njengkelin dan kampreeet bgt bilang: "Mbaknya kok gak riting sih?" sontak aku emosi dan bentak-bentak itu mas-mas kampret: "INI NAMANYA APA KALO BUKAN RITING, MAS?! MASNYA GABISA LIAT YA?!" kataku sambil menunjuk lampu sen yang masih nyala sambil marah-marah dibelokan kampus dan dilihatin buanyak orang. aku enggak peduli dan akhirnya ngebut ke parkiran kampus sambil ekstra jengkel. sampe kampus tangannya gemeter saking emosinya. fuh. aku dosa apasih? semoga ini hanya cobaan Tuhan biar lebih ati-ati lagi.

jadi, buat SEMUA pengendara mobil ataupun motor, sepeda, becak, andhong ataupun odong-odong. JANGAN sekali-kali berada di jalur kiri kalau kalian gak mau belok ke kiri. atau atleast ngasih jalan kek buat yang mau belok biar enggak kejadian kayak tadi. masih mending tadi dia yang nabrak, kalau aku yang gak sengaja nabrak trus aku yang disalahin? *amit amit naudzubillahimindzalik!* 

ya gitudeh ceritanya. intinya sih banyak-banyak doa biar kita selalu dilindungi Tuhan Yang Maha Kuasa :')


Kamis, 28 Februari 2013

The-Finally-Happy-Ending-Semester-Five

WHOAAA! *sujud syukur* *Alhamdulillah* *Thanks God* :")

Finally, semester lima yang luaaaar biasa dahsyat dan dilalui dengan jatuh bangun capek kuliah dan seabrek tugas dan ujian yang luar biasa bikin puyeng. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah.


Minggu, 10 Februari 2013

convo with mom

Me: The competition just reach the highest participation in this year.
Mom: Then?
Me: the total is 647 people from around Indonesian's region. Can I be one of the top 15 that they will choose?
Mom: Yes. Sure. You can be what you want if you believe. Did you forget the recent stories before this?
Me: Nope Mom. *smiling*
Mom: Then, what you must to do is praying to get the best.
Me: *hug Mom*

Sahabat Pena

2013.

tidak disangka aku melewati tahun ini dengan beberapa hal yang tidak terencana, dan memulai langkah baru untuk mencari peluang peluang kehidupan. melanjutkan beberapa asa dari masa kemarin yang belum sempat terlaksana, kembali mencoba mewujudkan hal-hal yang belum terealisasi.

awal taunku biasa saja, sibuk dengan rutinitas kampus menjelang ujian, sempat rehat beberapa hari ke ibukota untuk melepas penat sekaligus bertemu sanak saudara. 

singkat cerita taun ini, taun diadakannya #30harimenulissuratcinta dan taun kedua aku mengikutinya,  tidak seantusias taun lalu, karena hal-hal tertentu, dan karena ketersediaan waktu yang tidak lebih luang. karena januari sedang hectic mempersiapkan ujian akhir semester. tetapi, program di proyek taunan ini bertambah menjadi tiga. ada surat harian (30 hari) ada Dua hati (surat berpasangan) dan Sahabat Pena.

Nah, aku mengikuti dua program, meskipun yang satu tidak rajin menulis ._. dan lebih penasaran ke program sahabat pena. kenapa? karena aku tidak pernah punya sahabat pena sebelumnya. rasa keingintauan akan hal baru dan teman baru pun begitu membuncah. aku mengirimkan data diriku ke email poscinta. dan taraaa~ sebulan kemudian aku mendapati sebuah email tentang nama dan alamat rumah calon sahabat penaku tersebut.

Namanya Fitri Puri Chandra. bertempat tinggal di bekasi. suratku sampai lebih dulu ditempatnya, dan disambut sangat hangat. terimakasih ya Pici :)

suratnya pun tiba kemudian, ini suratnya:


aku tertarik lebih lanjut tentang perkuliahannya di IISIP Jakarta dan hal-hal tentang UKM Kremasi di kampusnya. menarik :D
terimakasih lagi ya buletin tentang Musiknya, foto beserta bingkai lucunya sama gantungan imutnya. aaaak suka :')

jadi, tahun ini ada yang berbeda dari dua puluh tahun hidupku sebelumnya, yak. memperluas jaringan dengan bersahabat pena. nanti aku posting lagi cerita tentang teman baruku Pici ini ya :D 

Punya sahabat pena itu menyenangkan! :))

Rabu, 30 Januari 2013

Tentang Sebuah Persahabatan.





netra, nia, nisa, fani.


ini surat pertama buat kalian. perempuan-perempuan dahsyat yang kehadirannya melengkapkan aku. di sini, sekarang, dan sampai kapanpun kita diberi kesempatan.

Sabtu, 22 Desember 2012

Di sebuah dini hari, sunyi, senyap, gelap.
ada tubuh yang terjaga, ada yang terbangun dan memanjat doa-doa.
bersimpuh memohon ampunan, mendoakan keluarga.
bersujud demi mengharap hal-hal baik senantiasa.

Di sebuah pagi yang berembun, 
ada tangan-tangan yang sibuk mempersiapkan hari.
peluh bercucur meski pagi masih sibuk bercengkrama.
karenanya, pagi itu sempurna.
ketika secangkir teh hangat dan
sentuhan tangan lembut meski guratan di tangannya
sudah terlihat renta.

Di sebuah malam yang dingin dan berangin,
ada cemas saat pesan singkat untuk buah hatinya 
tak kunjung dibalas
atau saat anak kesayangannya justru sibuk bermain dan lupa
bahwa ada yang senantiasa menantinya pulang.
bahwa ada yang tidak tenang selasar batinya, 
saat kehadirannya melengkapi rumah mereka.

Ibu.

kau lah yang menciptakan pagiku, mencerahkan hariku, dan menggenapkan malamku.
adamu menyempurnakan hidupku :)

untuk tiap cangkir teh hangat buatan ibu yang tak terhitung jumlahnya, untuk tiap masakan yang dibuat dengan hati tulus, meski lelah, meski sedang sibuk luar biasa. dan untuk setiap suap yang diberikan dengan penuh rasa kasih. untuk peluk, cium, dan sentuhan tangan yang luarbiasa menghangatkan, menguatkan dan menakjubkan khasiatnya. 

untuk tiap telefon, pesan singkat berkata cepat pulang. untuk tiap khawatir yang menggetarkan. tiap larangan yang selalu beralasan, dan tiap pengorbanan yang selalu dicurahkan untuk membahagiakan hidup ini :"

semoga masih banyak kesempatan untuk selalu membahagiakan dan membanggakan ibu . amin.

untuk ibu, perempuan nomor satuku. my best motivator ever.
Selamat Hari Ibu

Minggu, 09 Desember 2012

Sepenggal Kisah di Hari Minggu


tawa yang membuncah seiring senyum yang sumringah mengembang
mereka.
ada gurat gurat tipis kehidupan yang mungkin enggan tersentuh kembali
juga raut-raut kerinduan yang tak sempat teraih.
iya, mereka.

tawa yang lepas, rengekan mencoba perahu air saat menarik lenganku,
keceriaan yang mungkin tidak setiap waktu didapat.

kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan yang mereka ciptakan sendiri, sebab di lubuk mereka, ada banyak rindu, tangis dan kisah yang terkadang sulit untuk dipahami.

menerima, itu kuncinya.

dan keyakinan atas kehidupan yang lebih baik itu akan selalu ada, dan mereka meyakini mereka akan meraihnya.

-untuk anak-anak panti asuhan putra muhammadiyah dan panti asuhan Islam putri brebah.
IP FUN TIME; ZOO VISIT
:')

Selasa, 20 November 2012

He Just Not That Into You



people change, everything is changing. and how we deal with that changing and adapt with the new environment to make the situation is comfortable. this late night i just realize something from the film i just watch ; the title is He Just Not That Into You. 

This film, give me some learning, some bullshit that honestly i do believe it, and so many kind of drama situation that make me think that, how stupid i am. oh my god. 

this night, i realize that, whoever he is, the right man will never let you down, who will keep you stay with all his effort that he can do, and give to you before you ask to him. then give you no reason why he must leave you. and here it is. if your plan not running well, this is not the end, because the biggest part that you must noted that, at least he give you a way to start a new way to get you're other happiness. and of course, to teach you how you will deal with the next destination whatever the changes are. for the last, maybe the best way to do now is, moving on.

Senin, 16 Juli 2012

The Willpower and Eager Desire

punya saudara dan keluarga orang-orang hebat yang sukses adalah satu dari sekian motivasi paling ampuh untuk membuat saya memutuskan untuk tidak hanya berdiam diri di sini. i've to move on, soon.

ada sebuah tawaran pekerjaan yang harus saya tepati. ini pesan ayah. saya tidak akan mengecewakannya. dan saya tidak akan tidak menepatinya. tunggu 18 bulan lagi. tunggu saya siap memenuhi kriteria. tunggu saya siap menjalankan amanat, tunggu saya benar-benar telah siap.

I'll be there, then.

this is will be my way to reach the others dream to become true. Amin.

Minggu, 22 April 2012

karena kehidupan (memang) harus diperjuangkan.

yang sakit aja masih mau memperjuangkan kesempatan dan harapan yang dia punya meskipun kecil. yang sehat? kadang kebanyakan ngeluh.


bagi mereka yang hidup dinilai begitu berarti untuk tiap detik yang tersita, bagi sebagian yg lain, hidup mereka tersita dengan banyak kesia-siaan.



mereka yang merasa bahwa hidup ini adalah perjuangan, berjuang keras untuk tetap bisa bertahan hidup, disisi sebaliknya, banyak yang ingin mengakhiri hidup percuma karena merasa hidupnya tidak diperjuangkan.



meski terbaring dan penuh penderitaan, mereka mencoba tetap tegar dan tersenyum. tak jauh dari mereka, yang tercetak mata banyak manusia lebih sempurna menyumpah serapahi takdir, mengeluhkan kehidupan yang tidak adil.



selebihnya, mereka yang berada pada ketidak pastian hidup dan sisa waktu yang ada, mencoba ikhlas dan tetap bersyukur atas waktu yang masih dapat mereka hirup dengan lebih leluasa, pada sisi terjauh, pada keadaan jauh dari sakit, mereka lalai bersyukur, lupa atas karunia luarbiasa yang mereka dapat, terkadang menjauhi Tuhan. 



sekarang, apa yang akan kamu lakukan untuk kehidupan selanjutnya?
tetap menjadi pribadi yang terus meminta pada Tuhan? dan atau bahkan tidak sedikitpun bersyukur kepadaNya atas segala nikmat yang kita rasakan saat ini, tanpa butuh banyak pengorbanan, tanpa butuh banyak perjuangan.



untuk setiap hembusan nafas yang amat diperjuangkan, dan terbayar amat mahal.

-seorang penderita leukimia-

Kamis, 29 Maret 2012

welcome, 20 years-old

Pagi yang tidak biasa, kuliah masih nanti sore, tapi entah mengapa tidur 5 jam sudah mencukupkan aku. tidak juga sebenarnya, terbangun karena masuk angin itu tidak ciamik sepertinya, di sambut teh hangat ibu dan berkata bahwa umurku sudah bertambah satu, berkata singkat bahwa aku harus lebih dewasa. yap! I'll do, Mom :) 
sebelumnya sempat mengambil handphone yang masih tertancap charger dan lagunya masih nyala. *lupa dimatikan dari semalam* ada dua pesan singkat disana. dari seorang sahabat, dan kamu.
pesan singkat dari kamu sangat sederhana, hanya saja tampak berbeda, ya karena kamu :p

"selamat ulang tahun, sayang :D. semoga berkah dan barokah :*"

cukup membuat pagiku di kelilingi merah jambu seketika #cielah

disusul beberapa kata kata ucapan dari sahabat dan keluarga, pagi yang kepagian ini sangat amat hangat dan mengharukan :')


dan aku mau sujud syukur gara gara handphone seorang disana sudah lumayan membaik setelah terjun bebas ke bak mandi. hahaha. biar kangen yang menumpuk ini bisa tersampaikan secepatnya :)


sampai pukul 9.54 wib saat ini, sangat amat ingin mengucapkan syukur yang tidak henti hentinya ke Allah SWT Tuhan Maha Tau Segala. Sang Maha Bijaksana. aku yakin semua yang terjadi ini atas kehendakMu. terlebih Kau selalu berlaku baik meski kadang aku lalai mengingatMu. Terimakasih untuk seluruh berkah dan anugerah serta bahagia yang Kau beri :)

duapuluh, seperlima abad, kembali me-reka dan memutar dengan gerakan lambat memora dari tahun ke tahun silam. kembali mengingat apa apa yang sudah terjadi, sudah terlewat, atau bahkan sudah selesai terlaksana. dan berputar cepat ke masa disini, kekehidupan nyata yang harus tetap kujalani. untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, penuh keoptimisan dan kesederhanaan. semoga aku selalu diberi kesempatan untuk belajar lebih banyak lagi. dan mewujudkan mimpi dan cita yang belum sempat terealisasi.

welcome, 20 years-old
bring me to be a better person, to be more mature and can make proud everyone who love me.

satu lagi. semoga kisah yang kini berakhir bahagia. itu saja :)

Rabu, 28 Maret 2012

akhir 19

well, satu jam lagi, genap sudah saya menjadi dua puluh. sejenak ingin introspeksi diri, mengenang apa saja setahun terakhir.
masih dengan kisah kasih yang rancu, sedikit di bumbuhi benih cinta yang layu sebelum sempat berbunga. memangkas pesakitan pesakitan yang terlahir dari sebuah hasrat rasa yang sia. beruntung, saya masih diberi sedikit waktu untuk mencerna, menelaah tiap detik langkah hidup saya menjadi lebih baik. beruntung saya berada dalam lingakaran orang berhati tulus membimbing jalan saya yang senantiasa tidak melebihi batasnya. masih pada ranah yang aman. cukup.

3 bulan awal tahun yang begitu menguras otak, keringat, dan emosi. beberapa dari mereka, orang orang yang ternyata berhati keji itu seketika menemui ku dengan berbagai rupa-nya. meski dulu aku tak sekokoh yang mereka kira, kini aku sudah bisa bangga karena aku tidak akan lagi khawatir kebahagiaanku akan terenggut begitu saja. saya tidak boleh lengah. tidak boleh kalah.

sampai pada masa yang sederhana dan tidak ternyana. doa doa kecil yang terpanjatkan mulai mendekat. memunculkan secercah kisah lama yang hadir kembali dengan senyum mengembang, semesta mengiringi, menghantarkannya padaku, saat itu. saat benar benar nyaris terjatuh. hampir terjatuh. dan saya tau itu jawaban Tuhan Yang Maha Adil dan Bijaksana. sungguh tiada yang dapat menandingi kuasaMu :)

datang yang tak disengaja, menelusuk ke relung hati yang sedikit melemah, kau datang, dan mengisinya.
bagiku kau bukan tokoh baru. sudah banyak tau tentang seluk beluk kamu. tidak terduga. hanya saja aku tidak tau ini akan terjadi, akan benar benar nyata terjadi. sungguh. 

tidak ada keputusan yang sia sia, sungguh, saya sudah belajar sedikit mengenai memutusan masalah dan resikonya, sudah makanan sehari hari, sudah jatuh beberapa kali, bangun, beranjak dan mencoba lagi, untuk lebih mengerti, untuk tidak jatuh lagi, untuk tetap kokoh berdiri disampingmu dengan semesta yang membahana, membukakan pintu bahagianya bersama.

dan, aku yakin ini bagian dari skenario indah yang Tuhan berikan untuk kita, untuk mencoba menyatukan berbagai perbedaan, jarak, dan waktu. setidaknya saya akan belajar jauh lebih banyak lagi tentang bagaimana kamu dan kehidupanmu, dan belajar kesabaran ekstra, pengorbanan, dan semangat yang tidak pernah padam.

tentang bagaimana bahwa bahagia itu sederhana, terlebih itu yang ingin ku utarakan padamu. 

tahun baru, usia baru. menapaki duapuluh dengan senyum mengembang seraya mengepalkan tangan keudara dengan semangat, mimpi, dan cita yang lebih tinggi dari sebelumnya. itu harus. 

sebuah akhir 19 yang ditutup dengan bubuhan sederhana, saya sudah siap menapakinya bersama anda.
:')

rizki ramadhani


Selasa, 13 Maret 2012

Sederhana yang Istimewa

Tersebut, lelaki sederhana yang istimewa.

untuk setiap ucapan selamat pagi, yang tidak ternyana membuat hariku cerah sedemikian rupa, meski hujan tak henti menghujam kotaku. Terlebih senyummu yang tak jera kau beri hanya sekedar untuk memicu aura positif di sekitarku. memberkan efek luar biasa pada sebab akibat alur aktivitasku setiap pagi. 

untuk setiap kata semangat, yang kau lontarkan di sela kesibukanmu, di sela jeda waktu yang kau punya. hanya untuk memastikan, semangatku masih pada tempatnya semula. tidak lebih, tidak kurang. Yang selalu memercikkan kekuatan magis yang meringankan langkahku untuk tiap beban yang harus kupikul, tiap hambatan yang mesti diterjang. kau membuat semua menjadi sederhana.

untuk setiap kata maaf, yang terbesit ketika kau lalai sekedar membalas pesan singkat dariku, setiap kata yang kau rasa menyakiti perasaanku, atau karena kesibukanmu yang membuatmu tidak tahu kabar darimu. lalu kata maaf yang kau ucap ketika apa yang kau lakukan tidak sesuai apa harapku. meskipun aku tidak pernah mempermasalahkan itu, tidak pernah. aku tidak pernah merasa kau luput dari kesalahan, kau selalu memberiku lebih dari anganku, lebih dari sempurna.

dan untuk ribuan detik yang selalu kau luangkan setiap malam, hanya sekedar untuk mendengarkan keluh kesahku, mendengarkan ketakutanku tentang ini itu, dan saling berbagi canda, berbagi cerita tentang segala aral melintang di kehidupan singkat ini.. hingga menutupnya dengan ucapan selamat tidur sederhana.

dan pada akhirnya,
mungkin kau bukan yang pertama yang kulihat saat kubuka pelupuk mataku saat pagi tiba, tetapi kau seorang terakhir yang menutup hariku dengan senyum mengembang sampai pagi terbangun kemudian..

Rizki Ramadhani
@kii992

Selasa, 28 Februari 2012

Elegi

pagi menghembuskan nyawa ke seluruh langit dunia
tak terkecuali aku.
terhenyak dari mimpi berlapis jelaga
meyakinkan diriku bahwa aku masih menapaki jingga
tidak di dua dunia
tidak di semesta baka

sembari itu,
aku mengingat sejengkal malam lalu
yang kutulis bersama tawamu
meski berakhir dengan sendu di jejak kami
meski serpihan jenaka gugur satu-satu.

tak sempat ku ucap sepucuk rindu di sela dera air mata dusta
tak arang keangkuhan menjegal kasih yang terceritera
hanya saja..

beranjak dari lelah pembaringan, 
aku melangkah meniti tepian dirimu
merencanakan kisah yang baru saja kubuat
mendekap bahagia bersama.
bukan begitu akhir yang kau puja, semesta?

Ia bergeming. menatapku tanpa suara.

saat tiba masanya ingin kugenggam cinta kita dalam satu bejana merah muda
seseorang menepuk pundakku perlahan
ia memandangku dengan tatapan bersahaja tetapi sendu.

siapa kamu? 
masa sudah tiba, kamu harus pulang.
semesta tidak memberimu kesempatan kedua.

aku pucat pasi seketika
bagaimana bisa?
bahkan mengakhiri kisah ini pun belum.
aku tetap meracau tanpa henti 
manakala seseorang yang berwajah sungguh cerah itu menggenggam lenganku
perlahan
membalikkan tujuan

disela menuju titian yang baru
ku menatap ke arahmu
ke wajahmu

tergeletak disana, seorang ia sedang menatap pilu penuh sesegukan sebuah bingai gambar klise.
didekapnya pula kemudian.
ia berbisik perlahan.
..semoga kau tenang. semoga Tuhan masih menghantarkan rinduku yang tak berujung padamu. semoga..

#terinspirasi dari sebuah film, if only.

Minggu, 31 Juli 2011

HILANG satu.

halo kamu.
sudah nyaman ya dengan hidupmu yang kini?
dulu,
seberapa masapun
kita tak bersua
kita masih bersama
mengisi canda
menghapus canda
tidak pudar
tidak layu
tidak pupus
tidak berpendar
tidak pula tenggelam
sembilas belas tahun
berdampingan
bertepikan tembok putih
penghalang
itu bukan alasan
untuk tidak bersua
untuk tidak bercengkrama
dan saling berderma
saat itu
aku tau
ya saat itu
sesuatu terjadi
lambat
cepat
mengusik
menyeruak
merebakkan
sesuatu.
berubah.

sepasang kupu kupu 
yang BIASANYA
hinggap di ranting yang
berkaitan itu 
tak nampak lagi
salah satu dari mereka,
tak sengaja
mengingkari
janji mereka
sendiri