Tampilkan postingan dengan label celoteh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label celoteh. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Februari 2013

Cinta Diam Diam

Cinta diam-diam itu tidak selamanya menyakitkan.
tetapi bisa jadi lebih meninggalkan jejak-jejak penasaran.

tidak ada yang salah dengan cinta diam-diam.
hanya saja cinta diam-diam lebih banyak menemui rasa-rasa tak tersampaikan.

cinta diam-diam itu. menghanyutkan.
ketika kamu mencintai seseorang yang entah mencintai kamu atau tidak.
dan kamu seperti bayangan yang hinggap di balik punggungnya. 
mengikuti langkahnya.
mengikuti alurnya.
pada rasa rasa yang tidak tampak telah merasuk dan menggelayuti kamu.
entah akan pupus atau tidak.

dan cinta diam-diam paling menyakitkan adalah;
bukanlah cinta diam-diam untuk orang yang tidak mencintai kamu, 
tetapi mencintai diam-diam orang yang sebenarnya juga diam-diam mencintai kamu.
ketika hatimu bukanlah bertepuk sebelah tangan, 
hanya saja, hatimu tak bertemu tangannya.


Jogjakarta, 4 Februari 2013.

Secangkir Coklat Panas

ada secangkir coklat panas ketika aku menunggu kamu pulang.
dengan asap panas mengepul dari cangkirnya.

ada secangkir coklat panas ketika aku menanti rindu-rindu kamu datang.
dengan mencecap manis dari sekian manis yang ada melewati tepian cangkir itu.

ada secangkir coklat yang perlahan mendingin.
seiring dengan berbagai dusta yang kau berikan lewat pelukmu yang ternyata percuma.

ada secangkir coklat yang akhirnya basi.
ketika pada akhrnya
rindumu juga terbagi kepada dia.

rasa manis dari coklat yang telah dingin itu,
berubah menjadi hambar.
basi dimakan kenyataan.

Senin, 10 Desember 2012

Dialog Dua Hati.

Hujan sudah meluluhkan kebekuan dalam hatimu, sayangnya hujan juga yang membuat seluruh rasa dalam batinku ini luntur, lalu hilang tanpa bekas.

"buat apa pula aku memperjuangkan kisah yang jelas-jelas tidak memiliki timbal balik serupa?" 

"mengapa kamu menyerah? tidakkah kamu menunggu sebentar lagi agar aku dapat menyadari bahwa selama ini aku salah?"

"buat apa? iya kalau kalau kamu kahirnya ingat dan sadar. jika tidak? aku harus menunggu sampai aku karatan dan menyadari bahwa keadaanku tidak akan pernah jauh lebih baik jika terus mempertahankanmu? lalu sampai akhirnya aku tertohok bahwa menunggu kamu adalah kesia-siaan yang sungguh sia-sia, begitu kah yang kamu maksud menunggu?"

"Bukankah tiap manusia akan menunggu untuk sesuatu yang mereka cintai?"

"Iya, dengan syarat dan catatan bahwa ada kepastian dari setiap hal yang ditunggu. semuanya butuh proses, aku tau, semua orang yang menunggu butuh kepastian itu, tidak seluruhnya dapat kita ramal dan terka pastinya seperti apa. tetapi juga kita harus pintar pintar membaca tanda-tanda alam yang ada, dengan begitu kita bisa tau bagaimana kepastian itu, hadir atau tidaknya."

"bilang saja kalau kamu tidak ingin berusaha banyak pada hubungan ini. tidak usah berbelit-belit."

"apa katamu? tidak ingin berusaha? tidakkah kau melihat bahwa aku sudah cukup memperjuangakanmu dengan seluruh daya dan upayaku. terlalu banyak perbedaan, terlalu banyak jarak. aku muak."

"kalau begitu kita akhiri saja seluruh carut marut yang kau buat. aku juga sudah muak. aku akan pergi dan tidak akan kembali lagi."

*hening*

dunia mereka berbeda, mereka memang tidak bisa bersama. ada kalanya perpisahan adalah jarak teraman untuk membuat hati keduanya tetap utuh. 

surat untuk kamu di surga; saya sudah mempunyai hidup damai di sini. bukannya tidak ingin lagi mempertahankan kamu dalam hati saya, tetapi mengingat kamu tidak membuat saya dapat meneruskan hidup saya dengan tenang. oleh sebab itu, biarkan kamu saya simpan dalam lubuk paling dalam.  terima kasih dan sampai jumpa di kehidupan selanjutnya.



@kiramadhani

Celoteh Tentang Mimpi

10.12.12

terkadang niat itu tidak sejalan dengan otak dan situasi. kayak sekarang ini, mau bikin review tapi males lagi lagi datang. padahal mumpung fresh abis kelar baca novel. udah gitu pingin bikin laporan trip ke gembira loka bareng anak panti asuhan juga, sayangnya foto fotonya masih kesebar. haem. jadilah saya menulis celotehan asal pengisi waktu sebelum tidur.

omong omong, saya jadi ingat buku resolusi saya yang saya buat awal tahun ini. enggak kerasa desember sudah datang, dan kita tiba dimana checklist target harus dicoret satu satu. banyak yang tercapai, yang belum juga masih banyak banget. checklist impian juga beberapa bisa dicoret, dan mulai berpikir untuk mencatat mimpi-mimpi besar lainnya. 

ada banyak mimpi yang siap untuk kamu gapai, tinggal bagaimana kamu mau dan keyakinanmu untuk meraih seluruh mimpi-mimpi tersebut :)

@kiramadhani

Kamis, 06 Desember 2012

Kepada Dia.

Ada seorang dia, yang begitu menenangkan batin hanya ketika tak sengaja ku lewat sepuluh sampai lima belas meter jaraknya dari dia, dan dia sudah melemparkan sebuah senyum yang tidak mampu ku pungkiri begitu menyenangkan mata.

Ada seorang dia, yang dahulu begitu lekat hangat terasa, berbicara tentang masa depan dirinya. berbicara bagaimana ia akan seperti ini dan seperti itu. dia lantang menyebutnya meski aku tidak tau masa-depan seperti apa yang akan dia dapati selanjutnya. 

Ada seorang dia, yang dengan yakin dan percaya diri bahwa dia pasti bisa, dia bisa meraih seluruhnya. dia berkata padaku bahwa aku harus membantunya meraih semua itu, dan aku dengan senang hati membantunya dan mendampinginya ketika masalah menghadang ke kehidupannya.

Ada seorang dia, yang amat peduli, yang kata-katanya tidak jauh dari kata penuh semangat dan membara, apalagi ketika aku berkata, kamu bisa jadi pemimpin. kamu pasti bisa mengemban setiap tugas dan tanggungjawab ini. dan dengan senyum tipis kau angkat kepalan tanganmu yang gempal itu lalu berkata; aku pasti bisa!

Ada seorang dia, yang tertegun menatapku terisak tanpa suara. ketika ada seorang yang melukaiku, lalu kau dengan terbata menenangkanku, lalu diam tanpa sepatah kata duduk di sampingku, memberiku selembar tisu dan terdiam keduanya. masa-masa itu :')

Ada seorang dia, yang terpaksa membuatku pergi mengendap-endap, memaksaku untuk mundur perlahan, karena aku tau, hatimu mempunyai pemiliknya. aku tidak tega untuk membuat hati seorang wanita disana terluka saat menantimu pulang ke kotanya, sementara kau disini bersamaku. pada akhirnya aku memilih untuk pergi dari kehidupan dia.

Ada seorang dia, yang akhirnya kutemui saat ia menggunakan seragam kebanggaannya, saat ia meraih posisi yang ia inginkan, saat seluruh ucapan yang dia katakan padaku setahun yang lalu dia capai seluruhnya, aku turut berbahagia atas pencapaiaanya. 

Ada seorang dia, seorang teman yang senyumnya selalu kurindukan, setiap ku lalui tubuh tegapnya, setiap berpapasan dengannya, atau sekedar melihatnya dari kejauhan. seorang teman yang amat sangat hangat dan bijaksana. 

karena dia, tidak ada yang merasa terluka ketika sebuah rasa harus di pangkas sedemikian rupa. bagiku, dia lebih dari sekedar pelajaran berharga. bahwa keindahan tidak harus di miliki, tetapi juga di hargai dan di jaga keindahannya :')

Jogja, 9.20 WIB

Selasa, 04 Desember 2012

Bahagia adalah Sederhana



Me and My Happiness

Ada banyak hal di sekeliling kita, hal sekecil apapun itu yang kadang justru membuat hidup kita jauh lebih berarti, dan membuat kita lebih memaknai bahwa kebahagiaan itu adalah sangat sederhana dari apa yang kita bayangkan.


pada dasarnya, kebahagiaan itulah yang menjadi tujuan hidup manusia, dan setiap manusia menginginkan setiap kebahagiaan yang sesuai dengan "standar" kebahagiaan yang mereka patok sendiri, yang kadang mereka justru mengotak-kotakkan kebahagiaan yang akan mereka raih itu sendiri, dan mereka akan terlupa dari esensi kebahagiaan yang mereka cari.

kita memang tidak akan pernah puas atas apa yang kita dapat, atas apa yang kita raih, atas apa yang sudah kita punyai. tetapi menurut saya, kebahagiaan yang kita dapat rasakan sesungguhnya berawal dari hal-hal kecil yang (sebenarnya) sangat sederhana untuk dimaknai.

1. Bersyukur.

Sadar atau tidak, bersyukur sering kita lalaikan, bukannya menerima dan berterimakasih atas apa yang Tuhan berikan untuk kita, tetapi justru selalu meminta dan selalu merasa tidak cukup. Hal hal seperti ini membuat hidup kita tidak pernah merasa bahagia yang hakiki. mulai dari berterimakasih untuk segala keadaan baik yang diberi, dan berterimakasih dan bersyukur atas seluruh keadaan baik yang dikemas dengan keadaan sebaliknya. Tuhan selalu lebih tau apa yang terbaik untuk umatNya, hanya saja pembenaran dan pemahaman tentang hal tersebut perlu kita telaah maknanya. Hidup tanpa rasa syukur adalah kebahagiaan yang tidak akan pernah nyata utuhnya.

2. Percaya

percaya atau tidak, kepercayaan atau keyakinan adalah modal utama kebahagiaan itu berasal, kebahagiaan itu terbentuk. karena mau tidak mau, apa yang kita pikirkan akan tersalurkan melalui alam bawah sadar kita yang akan di transfer ke alam sadar kita untuk kemudian direalisasikan nyatanya. dan oleh sebab itu maka apabila kita telah mempunyai kepercayaan akan hal baik dan kebahagiaan yang tidak muluk namu cukup, tentu akan tercipta sedemikian rupa. karena kebahagiaan adalah keadaan yang kita ciptakan sendiri, bukan terbentuk karena adanya orang lain :)

3. Meminta lebih sedikit, Memberi lebih banyak

seperti rasa syukur, ketika kita mendapat sebuah hal baik, kita harus mengucap syukur. ketika kita mendapat banyak hal baik, rasa syukur kita harus lebih berlipat lebih banyak. agar hidup kita selalu terasa cukup dan terpenuhi atas rasa syukur yang kita panjatkan pada Sang Pemberi Kebahagiaan. Cara lain yang dapat kita lakukan adalah, dengan memberi lebih banyak, dan meminta lebih sedikit. memberi apapun yang kita miliki sekecil apapun itu, sesederhana apapun itu. seperti halnya berbagi cerita, berbagi tawa, berbagi doa, berbagi suka, berbagi ilmu juga berbagi kebahagiaan yang kita miliki itu sendiri. ketika kita bisa menjadi sebuah pelengkap atas kebahagiaan orang lain, kebahagiaan kita akan jauh lebih berkali lipat lebih banyak. karena secara tidak langsung, kita membahagiakan diri kita melalui orang lain yang kita bahagiakan. betapa hidup lebih terasa menyenangkan ketika orang lain dapat tertawa penuh suka cita bersama kita?
yap! hidup akan terasa lebih ringan, kita akan mulai mengabaikan pikiran-pikiran buruk yang kita risaukan dalam kehidupan kita sebelumnya. dan kita akan jauh lebih menghargai waktu dan kesempatan yang kita punya dalam hidup untuk dapat memaknai kehidupan dan kebahagiaan dari sisi yang berbeda, dan mewujudkannya jauh lebih berarti lagi :)

bukankah hidup adalah perjuangan tanpa henti? perjuangan meraih bagahia, cita dan asa. dan kebahagiaan itu tidak instan, butuh manusia dengan hati lapang yang siap menerima kebahagiaan apapun bentuknya, meskipun kebahagiaan tidak selalu identik dengan suka-cita. dan cobalah mulai untuk mengingat hal apa saja yang telah kalian lupakan/abaikan/lewatkan hanya karena kalian sibuk mencari dan mencari seperti apa kebahagiaan yang sempurna itu.

jadi, bahagia itu sederhana, bukan? :D

Selasa, 20 November 2012

He Just Not That Into You



people change, everything is changing. and how we deal with that changing and adapt with the new environment to make the situation is comfortable. this late night i just realize something from the film i just watch ; the title is He Just Not That Into You. 

This film, give me some learning, some bullshit that honestly i do believe it, and so many kind of drama situation that make me think that, how stupid i am. oh my god. 

this night, i realize that, whoever he is, the right man will never let you down, who will keep you stay with all his effort that he can do, and give to you before you ask to him. then give you no reason why he must leave you. and here it is. if your plan not running well, this is not the end, because the biggest part that you must noted that, at least he give you a way to start a new way to get you're other happiness. and of course, to teach you how you will deal with the next destination whatever the changes are. for the last, maybe the best way to do now is, moving on.

Rabu, 05 September 2012

Tersembunyi

sejenak menjejalkan beberapa rasa yang ternyata sudah hadir di depan pintu rinduku semenjak kemarin.
basah dan kedinginan.

-seharusnya aku tau hadirmu selalu ada di sana, tidak pergi, tidak hilang. selalu membuat rinduku ingin memelukmu seperti saat kita berjumpa pada sebuah kesempatan yang diberikan semesta-


Kamis, 09 Agustus 2012

Di Suatu Dini Hari

aku tau, ribuan detik yang sibuk merangkai takdirnya sendiri itu telah menemukan sebuah rasa yang begitu menakjubkan. ia dipertemukan oleh banyak kata yang kemudian tersusun sedemikian rupa memenuhi bilik bilik tiap jelaga malam yang kau singgahi, di banyak keheningan yang tercipta oleh beberapa masa menyedihkan yang sengaja tertoreh oleh orang-orang yang sibuk memondar mandirkan kebahagiaan, dan kini kembali disibukkan dengan gejolak sebuah perasaan yang tidak ia kira sebelumnya. ini berbeda katanya.

aku tau, puluhan ketidaksengajaan antara lini masa dia dan aku yang terpaut dalam satu ruang yang sama-sama bersemayam sepi kerinduan, diantara banyak sebab akibat semesta yang menjadikannya kita. iya, akhirnya kita mencoba merangkai susunan abjad bersama untuk saling menguatkan. tidak lagi hanya saling bertukar duka dan canda. disini, sejatinya pencapaian sebuah kebahagiaan itu baru saja akan dimulai.

lalu, selangkah demi selangkah kita coba mulai dengan menjejakkan kaki pada tanah yang sama, saling merengkuh dengan keterbatasan yang aku dan kamu miliki, juga bagaimana kita dengan seksama tidak memaksa kebahagiaan selalu bersama kita, namun selalu berusaha agar kebahagiaan itulah yang senantiasa datang dan menemani tiap malam kita. begitulah, iya begitulah. bukan kesempurnaan yang kita cari, tetapi kesederhanaan saling memiliki dan mempertahankan apa yang sudah ada, setidaknya, kita berdua sudah sama-sama berusaha saling meyakinkan.

iya, ketika sapa kemudian mengabur disela angin yang juga meratap, tersadar bahwa ia adalah salah satu manusia yang ditakdirkan untuk singgah pada beberapa jingga pada senja yang kita tambat bersama, juga banyak menit yang kita habiskan berbincang sampai subuh, atau disisipi dengan kata-kata ambigu menyebalkan yang begitu membuat semu merah pipiku. iya, kamu salah satunya, salah satu yang dipinjamkan Tuhan untuk membuatku mengerti, bahwa bahagia tidak hanya dapat direngkuh saat kamu menemukan bahagiamu, tapi juga saat kamu bisa menerima takdir semesta, ketika sewaktu-waktu kehilangan itu menerpa kehidupanmu. setidaknya, kamu mengajarkan bahwa kehilangan tidak selalu identik dengan kesedihan. 

iya, aku juga mengerti ketika kamu pada suatu hari berkata, "kamu harus bersiap kapanpun Tuhan mengubah skenario yang kita rancang sedemikian rupa, juga kebahagiaan yang sudah kita susun dengan segala detailnya. Tuhan Maha Adil dengan semua yang Dia kehendaki." 

Iya, untuk itulah aku juga akhirnya mengerti. Aku tau, kamu dan aku begitu berbeda, kita juga saling meyakini bahwa kekekalan sejatinya hanyalah tertera pada keyakinan yang kita toreh sendiri. tidak ada yang abadi, tidak ada yang sempurna. dari banyak kedustaan pada diri sendiri, dari banyak problematika yang sengaja dan tidak sengaja mengguncang rotasi lini masa rasa kita berdua, yang akhirnya, menunda kita untuk mewujudkan kebahagiaan dengan dua tangan saling memeluk dan dua rasa yang saling terpaut.

pada akhirnya, ada dua hati yang kembali memilah takdir hidup barunya masing-masing. sendiri.

Rabu, 11 Juli 2012

waktu, kenangan, rasa.


Ketika waktu tidak lagi menjadi milik kita berdua.  Kata kita menjelma menjadi kumpulan dua susunan kata aku dan kamu yang terpaut jeda.  Lalu bersamanya kita meraba bilik rindu masing-masing. Menelusup kedalam rasa paling terasing, yang saling tusuk menusuk belulangnya. Dan yang tersisa tidak ada lagi aku.

Ketika kenangan tidak lagi menjadi milik kita berdua. Ada banyak sebab yang sengaja kau toreh untuk membuat kata kita lenyap dari senyap. Lalu kemudian menyembul kembali dengan wajah yang berbeda, saat kenangan kita tertorehkan kisahnya. Bukan aku, jelasnya.

Ketika rasa tidak lagi menjadi milik kita berdua. Ada banyak canda yang ingin kukecup, yang selalu membuatku candu akan wangi tubuhmu. Dan beberapa masa setelahnya, aku tersadar bahwa seluruhnya hanya ilusi. Bukan mimpi. Hanya sebuah halusinasi yang menjelma menjadi rasa yang terbelah dua begitu saja, dan setengahnya lagi kau berikan kepadaku dengan darah tumpah tepat di telapak tanganku. Seketikanya ada sebuah rasa yang meluluhlantakkan benakku. Ini kah yang kau sebut luka?

Pada akhirnya kata kita tidak lagi bermakna, hanya sebuah frasa yang tercetak sementara, membuat rangkaian paragraf-paragraf sederhana yang sarat makna, lalu mengakhirinya dengan satu tanda baca, titik.

di suatu sudut keheningan, 09 Juli 2012

Jumat, 04 Mei 2012

Di Suatu Masa.


Noktah.

Sebab keheningan dalam kamu adalah teriakan dahsyat dari pergulatanku dengan ranah ini.

Minggu, 22 April 2012

Dari; seusai hujan reda.

dari luka yang terentas, menyisakan jejak yang begitu berbekas.


dari jejak yang berbekas, membirukan batin yang terkuras.


dari batin yang terkuras, menampikkan kenangan yang menghujani deras.


dari kenangan yang menghujani deras, menyelipkan beberapa rindu yang tak ingin terlepas.


jadi, mau kah kamu menungguku seusai hujan reda?

iya, itu kamu.

ada secercah cahaya biru pada lagu yang mengiringi deru keluku.
padanya, memekakkan beberapa pasang rasa yang merasuk tanpa memaksa masuk.
iya, itu kamu.

Minggu, 15 April 2012

IP Family. We Are 2010 :D

Hari ini, eh kemarin maksutnya, 14 April 2012 bertempat di Gor UII tercinta yang ada di pucuk gunung lereng merapi jakal km 14,5 diadakan kejuaraan tahunan yang cukup bergengsi di kancah internasional program UII yang juga kece *halahnarsis* yaitu IP CUP :D yeyeye lalala yeyeye kalo kata mbak deti :3


nah, disana ada tiga kejuaraan yang diperebutkan, bulutangkis, basket dan futsal. badminton masih dihuni oleh juara bertahan angkatan 2010 berjaya ~~ oleh sodara mega, anny dkk. menumpas lawan lawan dari adek angkatan dan kakak kakak angkatan. congrat guys :)


kejuaraan kedua yaitu basket. tim basket putra 2010 yang di gawangi oleh sodara derry, pieter, adi, burhan, supad dkk sudah sangat berjuang luar biasa sampai ada cidera sana sini. meskipun tidak mendapati juara, kalian tetep juara di hati kita kok :D kalian hebaaaat :3

 pemain bulutangkis dan beberapa tim basket putra (mega-burhan-supad-adi)


buat tim basket putri 2010 yang di wakili oleh lariza, aghnia, almalia, yanibonny, sandra dan anggik ini sudah bermain sangat maksimal sekali. meskipun pada akhirnya mendapati posisi runner up di bawah angkatan 2009, kami para supporter sudah sangat puas :D terlebih kejuaraan basket baru diadakan tahun ini. tahun depan kita juara ya teman teman :')


dan tim futsal yang di gawangi oleh addin dkk juga cukup sengit dan tangguh untuk menghadapi lawan-lawannya. meski tumbang oleh angkatan 2009 yang dapat mengungguli mereka. tahun ini tahun kedua final futsal IP CUP antara 2009 dan 2010. meski begitu, kami tau kalian sudah melakukan yang maksimal. we proud of you all :)

tim futsal putra di kursi pemain (anang, rizan, guruh, trio, mimin dan derry)

daaaaan sebenarnya yang terpenting dari kejuaraan tahunan yang diadakan oleh IPF UII ini lebih dikaitkan oleh kebersamaan dan kekompakan para mahasiswa satu angkatan IP FE UII yang mana terbagi atas tiga jurusan, yaitu accounting, management, dan economics. karena kita satu tim, kita jadi saling mendukung, saling kompak jadi supporter, dan lebih akrab lagi dengan teman teman satu angkatan :D

Ladies IP 2010 menggunakan baju angkatan, siap sedia menjadi supporter setia :3

kebersamaan itulah yang kami dapatkan hari ini. seru, menyenangkan, mengharukan, dan juga menegangkan. semuanya bercampur aduk jadi satu. lelah, senang, capek, tapi bahagia. setidaknya hari ini kami angkatan 2010 sudah menyuguhkan yang terbaik. kalah menang itu hal biasa, setidaknya kami sudah mencoba :D

segenap mahasiswa IP Management 2010 yang begitu ceria dalam indahnya kebersamaan di IP CUP 2012 :')

Finally, we ended this day with full of tired but happy and we'll hope that IP CUP 2013 will write a new our history victory :3

See you next year guys! ciao

Salam Sehat :3

kiki ramadhani.

Nasi Goreng Padmanaba, 14 April 2012 ~

well, sedikit mengulas beberapa celotehan saya bersama seorang sahabat saya yang sebenernya unyu tapi kadang suka gengsi buat bilang saya lucu, *eh? haha seorang mahasiswi dualisme yang ciamik, mandiri dan amat macho :3 


kita membahas ngalor-ngidul-ngulon-ngetan soal masalah kuliyah, kangen, kehidupan hati yang tidak stabil, insecure, dan lain sebagainya, sampai membahas sedikit tentang keadaan hatinya saat ini. *cielah


karena ini rahasia, jadi saya tidak menceritakan kisah lengkapnya, hanya saja, pada akhir cerita teman saya, ia berkata:


"aaaa kenapa aku baru ketemu kamu sekarang. kalo kamu bilang orang yang kayak gitu jangan di sia-siain, berati aku amat sangat menyesal sudah menyia-nyiakan dia, padahal dia udah pas banget sama apa yang kamu bilang :( ."


dengan ringan saya berkata, *sokidihbangetyaaku*


"dia ada di hidup kamu buat dijadiin pelajaran, kalo kamu merasa dia punya "nilai" yang tinggi di mata kamu, itu artinya besok di masa depan kamu harus bisa dapet orang yang "nilai" nya lebih tinggi daripada dia. kamu pasti bisa. semangat!"


dan seperti biasa ia hanya berkata, "kik, kamu. errr"
aku: "kenapa? aku lucu? iya emang" :D 


sekian dan terimakaciiiiih :D


kiki ramadhani ~

Jumat, 13 April 2012

STOP!

STOP SAYING IT SHOULD BE LIKE THIS OR LIKE THAT. JUST DO WHAT YOU WANT TO DO TO GET WHAT YOU WANT. OR THE CHANCES NEVER BE REPEAT.

Selasa, 13 Maret 2012

Sederhana yang Istimewa

Tersebut, lelaki sederhana yang istimewa.

untuk setiap ucapan selamat pagi, yang tidak ternyana membuat hariku cerah sedemikian rupa, meski hujan tak henti menghujam kotaku. Terlebih senyummu yang tak jera kau beri hanya sekedar untuk memicu aura positif di sekitarku. memberkan efek luar biasa pada sebab akibat alur aktivitasku setiap pagi. 

untuk setiap kata semangat, yang kau lontarkan di sela kesibukanmu, di sela jeda waktu yang kau punya. hanya untuk memastikan, semangatku masih pada tempatnya semula. tidak lebih, tidak kurang. Yang selalu memercikkan kekuatan magis yang meringankan langkahku untuk tiap beban yang harus kupikul, tiap hambatan yang mesti diterjang. kau membuat semua menjadi sederhana.

untuk setiap kata maaf, yang terbesit ketika kau lalai sekedar membalas pesan singkat dariku, setiap kata yang kau rasa menyakiti perasaanku, atau karena kesibukanmu yang membuatmu tidak tahu kabar darimu. lalu kata maaf yang kau ucap ketika apa yang kau lakukan tidak sesuai apa harapku. meskipun aku tidak pernah mempermasalahkan itu, tidak pernah. aku tidak pernah merasa kau luput dari kesalahan, kau selalu memberiku lebih dari anganku, lebih dari sempurna.

dan untuk ribuan detik yang selalu kau luangkan setiap malam, hanya sekedar untuk mendengarkan keluh kesahku, mendengarkan ketakutanku tentang ini itu, dan saling berbagi canda, berbagi cerita tentang segala aral melintang di kehidupan singkat ini.. hingga menutupnya dengan ucapan selamat tidur sederhana.

dan pada akhirnya,
mungkin kau bukan yang pertama yang kulihat saat kubuka pelupuk mataku saat pagi tiba, tetapi kau seorang terakhir yang menutup hariku dengan senyum mengembang sampai pagi terbangun kemudian..

Rizki Ramadhani
@kii992

Selasa, 06 Maret 2012

puisi, integritas, dan twitter

Sajak, puisi atau untaian berbagai macam kata yang terurai sesuai musim sang penceritera-nya kini sudah merambah dunia twitter. Setiap insan bebas menyerukan jejak jejak inspirasi, dari  perasaan perasaan, dari rasa marah, suka duka bahkan cinta bebas yang mendalam. Meski sajak atau puisi sudah ada sejak jaman nenek moyang kita, entah mengapa, kini saling bersua sajak dalam twitter seperti menjadi candu di twitter-land. Saya satu dari sekian penggunanya yang mengalami dampaknya.

Saya suka menulis, menulis apa saja, menulis guratan tak tentu, atau sekedar tulisan tulisan mententramkan hati, menumpahkan apa yang ada di pikiran, agar tidak sesak disana.

Hadirnya para penyuka sajak dan puisi di kalangan seleb-twit ini memicu saya untuk giat menelaah, giat menggali potensi demi potensi diri yang coba di kembangkan, tanpa mereka sadari, banyak manusia yang sekedar berdecak kagum terpana, banyak yang ternyata juga sebenarnya punya potensi, hanya kurang dilatih saja. Dan adanya mereka (para seleb-twit) benar benar menjadi pemicu semangat yang dahsyat, bagi saya.

Awal mula, saya mengenal kembali dunia sajak-mensajak di twitter-land dari kakak @adimasimmanuel berlanjut mengetahui beberapa yang lain seperti kakak @hurufkecil , @zarryhendrik , @rahneputri , @tuannico , dan masih banyak lagi.

Diadakannya acara tahunan #30harimenulissuratcinta juga saya akui menjadi pemicu saya dalam pencarian jati diri dalam mengolah kata kata sederhanya yang apik, yang membuat pesan pesan terpendam dalam diri saya menjadi tersalurkan, menjadi tertuang dalam wadah yang sebenarnya sudah ada sejak dulu, hanya saja saya tidak begitu menyadarinya.

Meski banyak berhamburan akun-akun twitter yang merajalela tentang sajak-mensajak, satu hal yang paling saya tidak suka. Para pengguna akun yang hanya ingin merambah jaringan ribuan follower, namun miskin integritas-nya. Bagaimana tidak? Mereka menghalalkan segala cara untuk membuat orang terpesona pada timeline mereka, namun mengesampingkan originalitas pada karya mereka.

Saya sering melihat pada linimasa kak @hurufkecil, tidak sedikit yang menangkap para ‘tersangka’ peng-copas karya karya nya yang memang luar biasa itu. Saya, sebagai seorang amatir dalam dunia sajak-mensajak, juga terpesona pada karya-karya beliau, namun seharusnya itu menjadi motivasi para pribadi masing masing untuk lebih tangguh dalam mengolah kata. Bukan dengan menjiplak karya orang lain demi kepentingan pribadi. Hal demikian bagi saya merupakan hal yang paling hina dalam dunia tulis menulis. Saya sering mengamati gaya menulis kakak-kakak seleb-twit, saya gunakan untuk referensi, dan mencoba menulis sendiri karya saya dengan mereka sebagai motivasi untuk tetap maju dalam dunia tulis menulis, bukan mencoba menjadi mereka, tapi mencoba meningkatkan kualitas saya dengan ciri khas yang saya miliki untuk bisa jadi sehebat mereka. Saya sungguh berterimakasih kepada mereka atas hadirnya mereka dalam meramaikan ranah puisi di twitter.

Bagi saya, dengan makin maraknya jaringan puisi di twitter seharusnya dapat menjadi acuan yang positif bagi mereka yang ingin menyalurkan bakatnya, bukan ajang peng-copas-an karya orang lain yang menimbulkan kesan negative dan perbuatan plagiarism yang sangat tidak layak untuk dibanggakan.

Seperti mention seorang kak @tuannico kepada saya, “ terus menulis. jangan pernah bosan. yang pasti: sesuatu yang ditulis dari hati, sampainya ke hati juga. “

Sebuah kata sederhana, bukan? Tetapi dengan begitu saya tidak akan lelah untuk belajar dan meniti kata demi kata, tetap menjadi diri saya, apa-adanya. baik di twitter-land atau di dunia nyata sekalipun, kata sederhana jauh lebih membahagiakan daripada kata sempurna sekalipun namun bukan murni karya kita sendiri.

Sekian dan tetap menulis :)