Jumat, 25 Mei 2012

Teng-Teng-Crit D'MALIKAM edisi Mbah Mo

Hari ini, hari kamis yang biasa, bukan malam jumat kliwon, ataupun malam jumat yang menyeramkan.
hari dimana saya tidak kuliah, sekedar "ndekem" dirumah gara-gara penyakit bintitan atau lebih kece disebut sty in eye ini membuat saya ekstra istirahat mata kiri saya yang bengkaknya kayak abis ditonjok -,-


dan sorenya, ada meeting berkala oleh D'MALIKAM dimana edisi kali ini adalah edisi traktiran arman. yey :D
setelah berbagai usulan, akhirnya kita berangkat ke Bakmi Mbah Mo yang bertempat di Code, Bantul, Yogyakarta.


setelah berdiskusi panjang sambil menunggu kelengkapan anak anak, biasa, ngobras sana sini mengupdate berita dan informasi terkini ~ 


sehabis sholat magrib, kita bertujuh cuss ke Bantul :)


membutuhkan waktu sekitar setengah jam lebih untuk mencapai kesana. dan disana ketauilah bahwa jalanannya itu gelap -bukan karena tidak ada listrik tapi memang tidak diberi lampu dkk- tapi yang menyenangkan malam ini, bintang-bintang lah yang jadi sumber cahayanya. indah sekali :3
bilanglah saya ini berlebihan, tetapi sudah. cukup. lama. tidak melihat bintang bintang bertebaran dengan cantiknya ~ uuu *glassy eyes* 


yah, namanya juga hidup ditengah kota, meskipun bukan 'kota' masih di sleman yang asri, tapi jarang jarang lho langiitnya bagus banget begitu :')


kembali ke Mbah Mo, sesampainya disana, seperti biasa, tempatnya ramai pengunjung, segera memesan secepat mungkin biar enggak keduluan sama yang lain ~






trus lanjut ber teng-teng-crit ria :D


well, kebersamaan bertujuh yang ttc edisi plesir seperti ini amat jarang lho, terakhir, ke imogiri edisi ttc foto-foto. dan itu sudah berapa bulan yang lalu. suasana kayak gini tu nyenengin banget :')


dan inilah yang saya pesan;
bakmi godog Mbah Mo:

rasanya? jangan ditanyalah. udah dingin, laper, ya enak banget pasti :3
lebih enak lagi karena kehangatan kebersamaan sebuah persahabatan yang sama sama dibangun dan dipertahankan bersama sama pula. kebersamaan yang tidak bisa setiap hari kita rasakan tapi setiap masa yang terluangkan menjadi begitu sangat berkesan. 

saat perjalanan pulang, tidak henti pula kita saling menyeruakkan tawa yang membahana. terpingkal-pingkal mengingat kenangan-kenangan lucu masa SMA. membuat perut melilit sakit. tapi, disitulah esensinya. 

tertawa seperti tanpa beban. bersama orang-orang yang membuatmu lupa bahwa banyak kewajiban yang menanti terlesesaikan segera. setidaknya, mereka membantumu merefresh otak yang lelah. that's for friend are for :')

dan terakhir, saat Ajeng Azizah menyeletuk, "ternyata TTC kita ini enggak cuma bisa gosip doang, bisa sharing ilmu dari bidang ilmu kita masing-masing ya."

dalam hati saya berpikir, lalu mengangguk setuju. suatu hari di masa depan TTC tidak hanya sebuah meeting berkala dari sebuah persahabatan dari tujuh mahasiswa dengan latar pendidikan yang berbeda, kita, bersama TTC bakal buat sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak. itu pasti :D

terimakasih traktirannya arman :D
selamat hari jumat, selamat malam :)

-Kiki Ramadhani-


Jumat, 11 Mei 2012

Happy Birthday to Us! DMALIKAM ♥


HAPPY BIRTHDAY DMALIKAM!
Macchi Ajeng Lia Icha Kiki Arman Momo






berawal dari lomba mading abis aku putus cinta, terbentuknya lima gadis dengan kepribadian yang berbeda beda, dan pada tanggal 11 Mei 2009 terputuskanlah kami sebagai juara ketiga lomba mading tersebut. dan dari proses lomba mading 1 bulan lebih, terbentuklah kami berlima, atas celotehan seorang teman yang menyebut kami, D'MALIK atas singkatan nama kami berlima (Macchi Ajeng Lia Icha Kiki).

well, beberapa waktu setelah itu, setahun kemudian tepatnya, kami dipertemukan *halah* oleh dua orang teman kami lagi yaitu Arman dan Momo yang memang sebelumnya sudah dekat dengan beberapa anggota Dmalik. yang tanpa terasa, dari beberapa masa bersama yang kita lalui, terbentuklah DMALIKAM :)

tiga tahun bukan lah waktu yang singkat, bukan juga waktu yang cukup lama, tetapi tidak terasa beribu cerita, memoar, tawa, kesedihan, duka, tangis dan problematika yang terjadi diantara kami bertujuh, namun seperti yang terkutip dari sebuah novel berjudul "Refrain" ;

Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini. yang ada hanya orang orang yang berusaha sebisa mungkin mempertahankannya

dan sampai semenjak tiga tahun silam, sampai saat ini, hingga seterusnya, kami masih ingin dan terus tetap mempertahankan persahaban ini. sebisa mungkin, selama kita mampu :)

dmalikam dan TTC (TengTengCrit) adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. karena apa? TTC merupakan meeting rutin yang dilakukan oleh para anggota dmalikam secara berkala untuk membahas isu isu terhangat, aktual, terpercaya dan ter up to date di dunia nyata maupun maya. dan mengupas ide ide teranyar dan tergaul yang patut di realisasikan di kehidupan masa kini ~~

based on the Arman's posting of Dmalikam birthday, in the deepest of my heart, I hope dmalikam will always be the survival partner ever. alias partner pantang lelah buat dengerin curhat, gosip, celotehan, guyonan, sampe kata kata absurd yang tercipta dari kami bertujuh.

we're change everytime, but how we learn from the change it self that make our life getting better, so happy fabolous day our besties Mala Ajeng Lia Icha Kiki Arman Momo

May Allah always give his blessing to give our many times, chances, and more happiness to see that we're getting older, getting better, getting mature and getting success in the future.

thus, i want to say happy birthday to Us. i love you all :* 




Minggu, 06 Mei 2012

Berkonspirasilah, Semesta.

semakin dekat, sudah sangat dekat.


Sang Penguasa Semesta Raya, mimpi terbesar saya saat ini sudah dua langkah lagi. Saya Mohon beri saya ide-ide cemerlang, banyak waktu berkualitas, kondisi badan dan lingkungan yang menunjang, serta restu dari Mu. Engkau pasti tau apa yang saya maksut, oleh karena itu, bolehkah Engkau mengamini doa dari seorang hamba?


terimakasih, terimakasih, terimakasih sudah mendengarkan saya bercerita tentang mimpi saya. dalam waktu yang tidak lama saya akan mendapatkannya atas konspirasi semesta dan persetujuanMu. bismillahirahmanirahim saya siap :)

Jumat, 04 Mei 2012

heart says

Dear Kiki, he has his own world beside you and him world that maybe he wont let you to involved at that space. so, please understand that without any 'but'. noted that! -my heart- 

Setitik Nila.


seperti merajut benalu dalam benak sang pendera
ingin selalu mengusik rasa dalam dekap sang pujangga.
ia tak ada gentar.
meski aku lebih tak peduli.

Di Suatu Masa.


Noktah.

Sebab keheningan dalam kamu adalah teriakan dahsyat dari pergulatanku dengan ranah ini.

#Day3 3 Mei 2012 - Relationships

Tugas hari ketiga! yeay~ saya memantapkan diri untuk berusaha menulis #MagicalMay2012 secara penuh, supaya membawa dampak positif dan aura kebaikan selalu berada disekiling saya. amin.


#Day3 3 Mei 2012 - Relationships
  1. Pilih 3 hubungan terdekat atau yang paling berpengaruh untukmu. Kalau ada fotonya, tatap foto mereka sebagai token untuk 5 hal TERBAIK tentang mereka yang amat kamu syukuri. NO NEGATIVE COMMENT. Ucapkan terima kasih 3x kepada Tuhan karena telah menciptakan mereka. 
tiga hubungan terdekat yang paling berpengaruh untuk saya, adalah;

tiga orang ditengah, tiga orang paling berpengaruh dalam hidup saya


1. ibu saya.
Seorang guru bahasa Indonesia di sebuah SMA Negeri di Yogyakarta, Ibu Siti Mulyani, yang mana tidak hanya mengajarkan saya bagaimana cara menulis, membaca, menganalisa, mengolah dan menyusun kata, tetapi juga bagaimana menganalisa kehidupan dari sisi yang berbeda. mengajarkan saya bahwa mengalah itu bukan kalah, menjadi dibawah itu bukan berati lemah. memindset saya bahwa saya tidak boleh lengah hanya karena omongan oranglain. siapapun itu, dia tidak berhak merebut mimpi besarmu, kata beliau. teruslah berjuang dalam sketsa perjalanan panjang ini. Beliau juga yang tidak henti memberi support, untuk banyak teh hangat di pagi hari. untuk banyak ketenangan yang selalu diberikan. untuk ucapannya yang lebih banyak sederhanya tapi efeknya luarbiasa, untuk kesabaran, keikhlasan dan pengorbanan tanpa henti untuk saya. saya tidak tau apa jadinya saya tanpa ibu. saya sayang ibu, sangat. saya tidak pernah tidak berusaha untuk membahagiakan dan membanggakan ibu, pasti :')

2. Ayah saya
Seorang guru bahasa Indonesia di sebuah SMA Negeri di Yogyakarta (juga) juga seorang dosen statistika di sebuah universitas swasta di Yogyakarta. Seorang yang kadang (sangat) serius, kadang (sangat) lucu dan humoris. Beliau sangat tau menempatkan posisi kapan harus bergurau dan berkata serius. membuat saya juga belajar untuk memposisikan diri saya di hadapan keluarga dan lingkungan sekitar. Beliau juga menjadi panutan saya. karena Beliau, mengajarkan saya bagaimana bersikap, bagaimana menjadi seorang yang tenang dan menenangkan. untuk mengendalikan emosi dan kesabaran, juga menjadi pemicu untuk terus bersekolah. Kini beliau mengampu S3 di sebuah Universitas di Solo. dan terbesit, "kalau ayah saya saja masih mau sekolah tinggi meski sudah berumur lanjut, apa saya akan terhenti di S1 ketika lulus nanti?" dan saya memantapkan diri, saya ingin S2. Beliau pemberi nasehat dengan cara yang sedikit keras tapi tepat sasaran. menohok, dan membuat cepat sadar. Ya, itu Ayah saya. Ayah super yang saya punya. seorang yang sangat asik untuk berdiskusi masalah apapun. betapa beruntungnya saya memiliki ayah seperti ayah. I love you, Dad :)

3. Kakak Laki-laki saya

seorang yang pendiriannya sangat kuat, pemikirannya diatas rata rata, meski kami jarak umur hanya dua tahun, kakak saya juga bisa dibilang, memberikan banyak motivasi dan support meski jalannya sering melalui sindiran dan ucapan ucapan sekenanya. saya tau kamu sayang saya, mas. dari mulai kekeuh meminta saya selalu memakai jilbab sejak SMP kemanapun saya pergi keluar rumah. meskipun saya sering ngeyel hehe. lalu bagaimana dia meminta saya tentang banyak hal, terutama soal kehidupan saya. kamu jangan begini jangan begitu. saya -tidak tau mengapa- nggak bisa nggak nurut kalo dia yang bilang, semacam ada efek mempengaruhi gitu. haha. dia kakak yang luar biasa. selalu mengingatkan saya untuk tidak terus terusan meminta uang jajan, untuk selalu nurut dan tidak membantah orang tua, buat rajin sholat, dan buat cari lelaki baik hati yang bisa menjaga saya dan hati saya. iya, itulah kakak saya, mas Satrio Agung Nugroho :)

terimakasih, terimakasih, terimakasih Tuhan, mereka melengkapi hidup saya dengan segala cerita yang telah Kau rangkai sedemikian rupa. terimakasih ya Allah.

2. Selanjutnya Tulis 9 hal yang paling kamu syukuri atas hari kemarin (2 Mei 2012) dan 1 hubungan tersulit yang pernah kamu alami (orangtua, teman, siapa pun) yang sekarang kamu syukuri hikmahnya.

1) bersyukur masih dimarahin orang tua saya. itu berati mereka masih menyayangi saya dan tidak ingin saya melakukan tindakan yang tidak seharusnya dilakukan

2) masih bisa makan. bersyukur atas berkah yang Allah berikan pada saya dan keluarga. memberi rejeki pada orang tua saya, sehingga kami masih bisa makan dengan nikmat :)

3) dapat tertawa lepas karena orang orang disekeliling saya :')

4) masih bersyukur selalu ditanyain ibu kalo udah malem dan belum pulang. 

5) untuk teh hangat buatan ibu yang diberikan kepada saya tepat saat membuka mata :)

6) untuk tangan, kaki, badan, hati yang masih kondusif. you're all amazing partner :D

7) untuk rapat yang gak molor~

8) untuk perjuangan cari batu keliling kampus, diliatin orang orang ._. hahaha

9) untuk kelas legal aspect yang membuat saya lebih sadar hukum. hidup ibu Aroma :D

satu hubungan yang sekarang saya syukuri hikmahnya adalah, mempunyai hubungan dengan seorang yang beda agama. klise, menurut sebagian orang simpel, tapi tidak sesimpel itu, rumit, dan benar benar menguras otak, hati, waktu dan sebagainya, sampai akhirnya. diberhentikan pada sebuah titik. saya bersyukur kamu yang memberhentikan kisah ini. karena jika hubungan kita dulu itu berlanjut, saya yakin kita akan mengalami rasa sakit yang jauh lebih sakit, rasa sesal dan benci yang berkali lipat dari apa yang dirasa dulu. dan ya, saya sangat sangat sangat bersyukur, kamu ada dari bagian hidup saya. karena apa? karena kamu adalah salah satu cara Tuhan membukakan mata dan hati saya, untuk belajar menjadi gadis yang kuat dan tidak mudah terjatuh, untuk berfikir banyak kali ketika memutuskan menjalin hubungan dengan siapapun. dan saya patut bersyukur untuk semua hal itu. 

terimakasih terimakasih terimakasih sekali lagi Tuhan :)

Kamis, 03 Mei 2012

#Day2 2 Mei 2012 - Inception

mulai hari ini, saya memutuskan untuk ikut #MagicalMay2012. karena apa? bersyukur itu (seharusnya) mudah. dan menyadari bahwa bersyukur itu tidak menuntut banyak prasyarat. supaya juga selalu teringat, tiap kejadian pahit yang ada, hanyalah siklus roda kehidupan yang tidak luput dari takdir Tuhan, supaya kita selalu ingat dan mengingat Tuhan, selalu paham tentang segala rencanaNya pasti akan indah, jika kita diciptakan untuk berjuang menapaki kebahagiaan kita, dan bagaimana caranya kita menjaga kebahagiaan kita tetap pada tempatnya, semula. dan salah satu caranya, bersyukur :)

untuk Tugas hari ke #2 ini, adalah; Tulis 9 hal yang kita syukuri tentang hari kemarin (1 Mei 2012) dan 1 pengalaman buruk yang baru kamu ketahui sekarang hikmahnya dan syukuri kejadiannya sekarang.

1. Bersyukur Mempunyai Ayah dan Ibu Tercinta.

mereka berdua, dua orang paling saya syukuri dalam hidup ini, sampai usia saya seperlima abad ini, masih diberi kesempatan untuk bersama mereka, masih mendapat kasih sayang yang tidak penah habis. untuk segala jerih payah, pengorbanan, rasa sakit, lelah, sedih, dan segala upaya yang mana tidak lain tidak bukan hanya untuk semata membahagiakan saya dan kedua kakak saya. mereka dua orang paling tegar yang saya temui, menghadapi goncangan, menghadapi berbagai himpitan masalah ini itu, yang lebih sering mengesampingkan keinginannya dan mendahulukan kepentingan kami, anak-anaknya. dan betapa mengharukannya ucapan seorang ibu saya yang berkata, "Kamu ga usah mikirin soal uang, kan Allah selalu kasih rejeki buat hambaNya yang berusaha, toh di bank sana uang bertebaran dimana mana, tugasmu kuliah aja yang bener." disaat kondisi saya sedang amat khawatir dengan kedua orang tua saya, yang saya terus berpikir, bagaimana tentang ini, bagaimana tentang itu, ibu saya bisa berbicara dengan senyum tulus yang benar benar menguatkan saya. bagaimana Beliau bersikap dengan tenang meskipun di hati dan pikirannya terus tertuju bagaimana caranya memenuhi seluruh kebutuhan buah hatinya, tentang pendidikan khususnya. terlebih, mereka berdua adalah obat, yang menyembuhkan segala luka, pemberi tawa yang tak jemu tergelakkan untuk membuat saya terus bahagia. mereka penyemangat nomor satu saya. selalu.
jadi, sekarang, sebisa mungkin buat tidak mengecewakan mereka, dan terkhusus dihari pendidikan ini, saya persembahkan teruntuk dua orang guru bahasa indonesia kesayangan saya, guru kehidupan dan guru ilmu pengetahuan, saya sangat bersyukur memiliki kalian, saya akan menjadi yang terbaik untuk membahagiakan kalian. I love you so much Ibu dan Bapak :")

2. bersyukur atas keadaan baik sedih dan senang atas kehendak Semesta Raya dan Persetujuan Maha Kuasa. seluruh rangkaian berbanyak sebab akibat yang terjadi di lingkaran kehidupan saya, kadang membuat saya jatuh, tidak jarang sering membuat tersedak dan terjerembab. terhempas banyak masalah, mendatangkan banyak airmata, dan juga perasaan berkecamuk, mengapa keadaan seperti ini harus hinggap di kehidupan saya. tetapi, setelah diingat ingat, tidak ada perjalanan yang sia sia, pasti ada bekas jejak dari perjalanan kita tersebut, sehingga, meskipun dalam perjalanan kita tidak selalu manis, tidak selalu menyenangkan, pasti ada bagian dimana kita menjadikan kisah pahit adalah sebuah kesakitan yang tidak dimunafiki akan berdampak pada siklus kehidupan selanjutnya. well, that's what i called, sebuah pelajaran hidup.
dan sudah pasti, saya patut bersyukur tentang hal tersebut. 

3. bersyukur menjadi manusia 'sempurna'. maksut dari 'sempurna' yang saya maksut adalah, terlahir menjadi seseorang yang tidak kurang suatu apapun. masih mempunyai dua mata bulat yang masih dapat digunakan untuk melihat segala sesuatu dan semua keindahan yang Tuhan cipta, mempunyai mulut yang utuh dan masih dapat terpakai untuk berbicara hal hal menyenangkan dengan orang orang hebat di hidup saya, masih dapat mengutarakan rasa sayang saya terhadap orang orang yang saya sayangi, mempunyai telinga yang masih dapat berfungsi dengan baik, menjadi pendengar setia banyak cerita keluarga, teman, dan sahabat saya, dapat mendengarkan omelan ibu saya yang saya amat sukai itu, mempunyai tangan yang tidak kurang untuk dapat menggenggam banyak kebahagiaan, menguatkan yang bersedih, dan memeluk yang membutuhkan ketenangan, lalu mempunyai kaki yang tak jemu menopang tubuh kita, yang tidak mengeluh meski berjuta langkah yang telah kita tapaki, dan masih siap dan akan terus melanjutkan perjalanan hidup ke banyak perjalanan hidup menyenangkan lainnya. lalu bersyukur memiliki akal, hati dan tubuh yang tidak lekang selalu berkoordinasi, untuk membuat sistem dalam tubuh ini berotasi sesuai dengan kaidahnya. sungguh, tidak ada yang lebih indah mengetahui seluruh yang ada ditubuh kita ini selalu berusaha demi kita, kan? jadi, tidak ada kata tidak, untuk tidak mensyukuri segala karunia Tuhan, banyak yang tidak sesempurna ini, tapi bisa jauh lebih mensyukuri apa yang diberikan Tuhan, bagaimana dengan yang sempurna? seharusnya jauh lebih bersyukur. dan tetap segala apa yang diberikan Tuhan. Yap. that's the point actually is . hehe.

4. bersyukur masih dapat bernafas
no explanation. benar benar masih bersyukur atas hal tersebut :)


5. bersyukur masih bisa mendapat pendidikan yang baik dan sesuai minat saya. 


6. bersyukur mempunyai keluarga yang sungguh taat akan agama, mempunyai lingkungan saya yang memberikan banyak pelajaran bahwa hidup tidak selalu mudah, tapi bagaimana kita menyikapi semua hal yang tidak memudahkan kita dalam hidup.


7. bersyukur atas diri sendiri. yang ternyata masih kuat menerima segala cobaan yang ditempa disini. untuk tidak cepat merasa puas, tapi juga tidak lupa berterimakasih atas apa yang sudah didapat.


8. bersyukur sudah memiliki kamu. iya, kamu. sekarang. bagaimana bisa Tuhan begitu mendengarkan doa saya beberapa tahun silam, dan ya, saya bisa tersenyum lega mempunyai kamu.


9. bersyukur kepada seluruh jagad raya, dan semesta. bagi saya, kejadiaan yang ada di muka bumi juga atas konspirasi semesta :')


and the last, dulu saya bisa dibilang, kurang begitu bersyukur, dan itu berdampak tidak baik, bisa dibilang saya bersyukurnya kumatan -,- dan pada akhirnya, atas ceplosan pembicaraan oleh ibu saya, saya benar benar tertohok, bahwa tidak bersyukur itu membawa dampak sangat negatif. dan saya mulai beranjak berubah saat itu. :)


Terimakasih, terimakasih, terimakasih Tuhan.

Minggu, 22 April 2012

karena kehidupan (memang) harus diperjuangkan.

yang sakit aja masih mau memperjuangkan kesempatan dan harapan yang dia punya meskipun kecil. yang sehat? kadang kebanyakan ngeluh.


bagi mereka yang hidup dinilai begitu berarti untuk tiap detik yang tersita, bagi sebagian yg lain, hidup mereka tersita dengan banyak kesia-siaan.



mereka yang merasa bahwa hidup ini adalah perjuangan, berjuang keras untuk tetap bisa bertahan hidup, disisi sebaliknya, banyak yang ingin mengakhiri hidup percuma karena merasa hidupnya tidak diperjuangkan.



meski terbaring dan penuh penderitaan, mereka mencoba tetap tegar dan tersenyum. tak jauh dari mereka, yang tercetak mata banyak manusia lebih sempurna menyumpah serapahi takdir, mengeluhkan kehidupan yang tidak adil.



selebihnya, mereka yang berada pada ketidak pastian hidup dan sisa waktu yang ada, mencoba ikhlas dan tetap bersyukur atas waktu yang masih dapat mereka hirup dengan lebih leluasa, pada sisi terjauh, pada keadaan jauh dari sakit, mereka lalai bersyukur, lupa atas karunia luarbiasa yang mereka dapat, terkadang menjauhi Tuhan. 



sekarang, apa yang akan kamu lakukan untuk kehidupan selanjutnya?
tetap menjadi pribadi yang terus meminta pada Tuhan? dan atau bahkan tidak sedikitpun bersyukur kepadaNya atas segala nikmat yang kita rasakan saat ini, tanpa butuh banyak pengorbanan, tanpa butuh banyak perjuangan.



untuk setiap hembusan nafas yang amat diperjuangkan, dan terbayar amat mahal.

-seorang penderita leukimia-

Dari; seusai hujan reda.

dari luka yang terentas, menyisakan jejak yang begitu berbekas.


dari jejak yang berbekas, membirukan batin yang terkuras.


dari batin yang terkuras, menampikkan kenangan yang menghujani deras.


dari kenangan yang menghujani deras, menyelipkan beberapa rindu yang tak ingin terlepas.


jadi, mau kah kamu menungguku seusai hujan reda?

iya, itu kamu.

ada secercah cahaya biru pada lagu yang mengiringi deru keluku.
padanya, memekakkan beberapa pasang rasa yang merasuk tanpa memaksa masuk.
iya, itu kamu.

Catatan Bidadari Surga

15 April 2006
Hujan mengguyur April. Hey, ada kesalahan pergantian musim disini. Tapi memang sesuatu kadang tak berotasi pada masanya, kan? Bukankan begitu esensi dari setiap kehidupan? Tidak semua sama seperti yang terharapkan, tidak semua seperti yang diinginkan. Tidak tentu, mungkin semesta saja yang tahu alurnya.

Seperti tiap skenario yang Tuhan cipta dan bagikan kepada setiap umatnya, tidak bisa meminta, tidak bisa memaksa. Tugas kita hanya menjalani dan mengikuti tiap alur dan episode Tuhan. Tak ada guna mengeluh, toh, hidupmu tak akan menjadi lebih baik kalau kau menyumpah serapahi hidupmu. Percuma. Hanya saja, Tuhan meminta kita untuk berdoa, memohon karuniaNya, memohon pertolonganNya, memohon ijabahNya. Dan dengan sendirinya, keajaiban itu ada.

28 April 2007
Umurku sekarang 18 tahun, mungkin. Mungkin? Iya mungkin, aku tak tahu kapan persisnya aku lahir. Ibuku tidak pernah berkata padaku. Tentu saja begitu, mengingat rupa ibuku saja aku tak tahu. Ingin mencari tau? Aku tidak punya banyak waktu. Bukan karena aku tidak peduli. Bagiku, lebih baik melanjutkan sisa hidup kini daripada sibuk mencari dan mengaduk-aduk apa yang sudah seharusnya ada di belakang, dan tentu akan menyita waktu untuk masa depanku. Sudah cukup kusita waktuku dengan berbagai pertanyaan tak terjawabku, aku sudah jengah dengan semuanya, dan kuputuskan untuk melupakannya.

1 April 2008
Aku mengenal dia. Iya. Dia. Bukan seperti malaikat yang turun dari langit memang, tapi ia cukup sederhana untuk menjadi yang teristimewa. Aku merasa teramat tinggi di matanya. Ia memberikan aku cahaya yang dapat kuggenggam dengan ke-abu-abu-an yang sering mengiang di siang malamku. Inikah ijabah doa dari tiap malamku, Tuhan? Beri aku sedikit tanda untuk meyakininya. Beri aku kemantapan hati dan keteguhan untuk menjadikannya yang utama. Menjadi imamku.

2 April 2009
Kau memberiku tanda itu, Tuhan. Setelah halang rintang kisah kekasih kami, Ia melamarku malam itu, malam gerimis yang amat syahdu. Aku amat menyukainya, mengenggam aromanya dan memeluknya erat. Semoga semesta merestui batin kami, semoga keberkahan selalu mengiringi kami. Amin.

21 April 2009
Hari penuh haru, hari penuh suka cita, dan duka pada saat yang sama. Kami baru saja meresmikan hubungan pernikahan kami berdua. Tetapi, pada hari yang sama, Ia bertengkar hebat dengan keluarganya. Orang tuanya tidak menyukaiku. Aku teramat sedih, tapi aku tidak tau. Sungguh. Menceritakannya padaku saja ia tidak pernah, apalagi bertanya. Aku selalu ingin menghormatinya. Apakah aku berdosa karena aku ia akan terusir dari keluarganya, Tuhan? Apakah aku harus mengembalikan ia kepada keluarganya, Tuhan? Atau aku saja yang pergi dari kehidupannya? Entahlah. Aku mencemaskannya. Sangat. Tetapi Ia justru yang begitu setia dan berkata, “aku ingin menjalani sisa hidupku bersamamu, sayang. Maafkan aku tidak menceritakan ini kepadamu, hanya saja aku tidak ingin membuatmu khawatir. Aku baik baik saja dan kita akan baik baik saja.”
Sebuah kalimat luar biasa yang membuatku begitu yakin tidak salah menentukan seorang imam dan ayah untuk anak anakku kelak. Sejak saat itu aku berjanji tidak akan pernah mengeluh dan selalu menuruti apa katanya. Aku akan selalu mencoba menjadi istri yang patuh dan diridhoi suamiku. Sampai suatu hari dimana aku harus menyelesaikan tugasku di dunia fana ini. Bismillahirrahmanirrahim.

11 April 2010
Sesungguhnya tidak ada yang lebih menyedihkan daripada melihat seorang suamiku bersedih. Karena aku pula. Sungguh. Aku juga tidak kalah sedih ketika mengetahui, janin dalam kandunganku gugur. Bagaimana rasanya calon anak pertama kita meninggal sebelum kelahirannya. Aku tau kau sedih, sayang. Aku juga tau kau kecewa pada istrimu yang lalai dan tidak mendengarkan nasihatmu untuk beristirahat. Hanya saja aku ingin selalu membahagiakanmu dengan hasil jerihku. Aku ingin kau selalu bangga padaku. Dan ridho atas apa yang aku lakuka untukmu. Tetapi, aku keliru. Seharusnya aku mendengarkan nasihatmu. Seharusnya aku tidak menyela perkataanmu saat kau memintaku untuk tidur lebih cepat. Seharusnya aku… maafkan aku suamiku, maafkan aku Tuhan. Maafkan aku.

17 April 2011
Saat terakhir kali membuatmu bersedih, setahun yang lalu. Kini, setahun kemudian, aku masih belum dihadirkan buah hati seperti yang kau inginkan sayang. Saat mendengar suaramu tiap kau pulang kerja larut malam, aku ingin berbincang denganmu, tapi aku tau kau lelah. Aku tau kau sedang banyak urusan. Aku diam. Meskipun begitu aku tidak ingin mengeluh. Selalu kucoba untuk tersenyum saat kau lelah bekerja, membawakan tasmu, mengusap wajahmu dan mencium pipimu. Aku ingin menjadi istri yang baik bagimu dan ibu yang baik bagi anak-anakmu kelak. Semoga kau selalu meridhoiku, suamiku.

1 Apri 2012 07.00 malam
Sesungguhnya, Tuhan bersama orang orang yang tidak lelah memohon padanya. Siapa sangka Tuhan Maha Baik mengirimkan pesan singkat sederhana lewat mual mualku beberapa bulan yang lalu. Aku hamil lagi. Kini menginjak bulan ke sembilan. Aku teramat sangat menjaganya. Aku tidak ingin sesuatu menghalangi kelahiran anak ini. Aku, sungguh sungguh ingin memberikan buah hati tercinta untuk suamiku, imamku. Supaya dia tidak lagi kecewa padaku. Supaya ia tidak lagi bersedih saat kehilangan anak pertamanya, dulu.

Malamku tidak senyaman biasanya. Aku tidak ingin duduk menonton teve dengan acara komedi kesukaanku, aku juga tak ingin tidur. Tidak seperti biasanya. Suamiku juga belum sampai dirumah, aku hanya terdiam tanpa apa. Mencoba mereka beberapa masa silam, mencoba menyibak sejuta masa lalu yang terendap. Mencoba mengingat ibu, mengingat ayahku yang juga ku tak tahu dimana. Menggapai beberapa kebahagiaan yang terenggut, mencoba bersuara, tak bisa. Aku mencoba, tak bisa. Aku menunduk kemudian. Bukan saatnya untuk bersedih sedih karena takdirmu tidak baik, bukan? Bukan seperti itu mensyukuri nikmat Tuhan. Bukan dengan mencaciNya, memaki ketika permohonan kita tak kunjung datang, atau bahkan mengingatNya saja saat kita terjatuh. Memang, aku belum begitu taat dan menjadi wanita sholihah sepenuhnya, tapi aku diajarkan oleh dunia yang tidak tentu guratannya, dari orang lalu lalang dan penuh cerita serupa atau bahkan berbeda, untuk menjadi seorang yang berguna. Berguna untuk apapun, sekecil apapun itu. Berguna untuk Tuhanku, diriku, hidupku, masadepanku, suamiku, dan anak dari rahimku. Sepertinya tujuan hidupku yang terakhir sebentar lagi terlaksana.

Pukul 10.00 malam.
Buku ini penuh, tulisan carut marut semejak 6 tahun yang lalu tertoreh, terlintas untuk membuka lembarnya satu-satu, menatap hangat, mengharukan sejenak, lalu tersenyum penuh kebanggaan, siapa lagi kalau bukan karena suami terhebat yang kupunya. Ia tidak pernah menanyakan barang sejenak tentang masalaluku, keadaanku, hidupku dulu. Aku juga tidak bermaksut menutupi darinya. Yang aku tau, ia selalu berkata padaku, “tidaklah penting apa masa lalumu, bagaimana keadaanmu, atau seburuk apa kisahmu dulu. Setiap orang pasti memiliki masa terburuknya dalam hidup, tetapi yang terpenting bagaimana seorang itu bangun dan membangun masa depannya kembali utuh.”
Aku selalu menangis mendengarnya dan berjanji pada diriku untuk tetap setia membangun masa depanku kini, bersamanya.
Kututup halaman buku terakhirku, sudah selesai. Sepertinya aku harus beranjak tidur. Disusul dengan bunyi pintu depan terbuka, suamiku sudah pulang, rupanya.
Aku mencoba berdiri, meraih gagang kursi, secara tak sengaja buku buku suamiku terjatuh. Saat mencoba merapikannya, ada satu kertas terselip. Kubuka, dan kubaca dalam hati. Sebuah tulisan singkat dari tangan suamiku sendiri.

Dear, Tuhan. Aku sungguh mencintai istriku apa adanya. Hanya saja beberapa masa aku sedikit, ingin mengeluh. Terlebih ketika aku tidak mengerti apa yang dimaksutkannya. Aku tau dia bisu, Tuhan. Aku mencoba untuk tetap baik baik saja di depan rautnya yang menyenangkan itu, hanya saja terkadang aku.. lelah. Oh Tuhan aku sungguh tidak tahu, terkadang memengertikannya sangat sulit kuterjemahkan, itulah sebabnya aku sering pulang larut, aku hanya tidak ingin membuat istriku kecewa dan bersedih. Sungguh. Semoga rasa kejenuhanku yang aneh ini segera musnah. Aku sungguh mencintai dia, apa adanya.

Aku kuyu seketika. Ada rasa tercengang, dan setengah terguncang. Aku.. tidak pernah tau, bahwa dimatanya aku…. Apakah aku merepotkannya? Apakah aku telah berdosa padanya? Aku menangis sejadinya. Sesaat setelah mencoba berdiri dan mencoba menemui suamiku yang baru saja tiba, ada kontraksi sangat menakjubkan mengguncang perutku. Sakit. Sakit sekali. Sebelum sempat menemui suamiku, aku terjatuh.
***
Saat ku tersadar, aku telah dioperasi. Aku nanar menatap cahaya terang lampu operasi. Bayiku? Bagaimana bayiku? Aku haya bisa berteriak dalam hati. Beberapa saat kemudian, suamiku tiba, dengan bayi perempuan mungil yang cantik. Aku hampir tak percaya ia sudah lahir. Aku bahagia. Teramat.
aku menangis, menangis sejadinya. Suamiku heran.
“Mengapa kau menangis, sayangku? Tidakkah kau bahagia anak kita lahir dengan sempurna?”
Aku mengangguk. Pasti sayang. Aku sangat bahagia. Aku berkata dalam hati. Lalu menunjukkan raut bahagia, tetapi… aku mencoba meraih buku usang milikku. Lalu mencoba mengeluarkan kertas semalam. Aku menunjukkannya pada suamiku, menangis, dan memohon ampun atas perbuatanku ketika aku mengecewakannya. Dengan bahasa isyarat, kami berbicara.
Suamiku sangat terkejut. Bagaimana bisa aku menemukan kertas tersebut. Ia tidak menyangka. Sungguh. Aku mencoba menuliskan sesuatu di sana.
“Aku sungguh minta maaf jika aku tidak cukup membahagiakanmu dengan segala kekuranganku, maafkan aku sayang. Maafkan aku.”
Ia memelukku, memeluk tubuhku yang lemas, lalu menggenggam tanganku yang terkulai. Aku tersenyum tipis. Sejenak aku menunjuk buku usangku, memberikan padanya, dan berkata, “Aku sungguh bahagia menjadi bagian dari hidupmu, sayang. Semoga pintu surga kelak dibukakan untuk Imam sebaik kau. Terimakasih.”
***
Istriku menghembuskan nafas terakhirnya, sesaat setelah mengatakan beberapa patah kata terakhirnya. Sungguh tercengang. Aku tida menyangka ia pergi secepat itu. Meninggalkan aku dan buah hati kecil yang baru saja dilahirkannya. Aku mencintaimu sayang.
Keesokan paginya, aku membaca buku milik istriku, semenjak kami menikah, aku memang tidak ingin mengusik kesukaanmu menulis disitu, meski aku memang penasaran, tapi aku yakin ada masanya kapan aku harus membaca buku ini.

Kubuka halaman satu demi satu, hingga ke halaman itu, sesaat sebelum kau melahirkan, sebelum meninggal. Tidak ada yang dapat kukataan. Aku pun membisu dalam kebisuan. Aku sangat tidak menyangka bagaimana kehidupanmu dulu, bagaimana penderitaanmu dan kisahmu dimasa lalu. Bagaimana kau berkutat dengan kejam kehidupanmu yang bahkan berbicara pun kau terengah. Tidak, kau tidak bisu, suaramu selalu nyaring di telingaku sayang. Aku sungguh menyesal telah mengecewakanmu dengan keluhanku yang urakan itu. Seharusnya aku tidak berbuat seperti itu, seharusnya aku tidak membuatmu bersedih disaat hari terakhirmu ada di dunia sayang. Aku minta maaf.
Maaf yang sungguh percuma bukan? Aku hanya dapat tersungkur di depan papan namanya. Menangis. Memohon ampunan Nya.

Sesungguhnya tidak ada yang sia-sia dalam hidup. Dia hanya sebagian dari siklus sebab akibat yang tidak terlewat begitu saja, oleh karena dia, menjadi sebab bagi kehidupanku selanjutnya yang lebih baik, terlebih saat hujan mengguyur pusaranya ketika tanah merah selesai menimbun jasadnya. Tangisan para malaikat yang mengiringi kedatanganmu. Kau istri yang baik, Tuhan pasti senang kau datang, sayang. 

Minggu, 15 April 2012

We called it, Friendship.

Tidak ada persahabatan yang abadi. Yang ada hanya orang orang yang sebisa mungkin mempertahankannya. -Refrain (Winna Efendi)

Tidak memungkiri, sahabat, teman, adalah bagian kecil yang tidak ternyana keberadaannya sangat berpengaruh pada hidup kita, mereka ada untuk melengkapi hidup kita, dengan tawa-senyum-nasehat-pelajaran-dan-masalah2 yang membuat hidup kita ini lebih bewarna. 

seperti dikutip dari sajak Kahlil Gibran yang berjudul Persahabatan;

Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapar dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.


Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.

Kahlil Gibran

Yak. begitu berartinya sahabat tidak khayal membuat kita seharusnya bersyukur, bersyukur atas kerelaan banyak waktu, keikhlasan banyak kata, dan pengorbanan dan perjuangan bersama, untuk tetap mempertahankan persahabatan ini.

untuk itu, saya mempersembahkan, "Tulisan buat Sahabat" yang berisi kisah-kumpulan-cerita-dan-persona masing masing sahabat yang sangat berjasa untuk membuat hidup saya lebih indah, cerah, dan tentu saja awet muda karena keseringan ketawa. sekian dan tunggu postingan selanjutnyaaaaaaaaaaaaah!

Salam Sahabat!

joget+nyanyi cherrybele yang bff ~ *dikepruki *kabur ~ 

kiki ramadhani. 

IP Family. We Are 2010 :D

Hari ini, eh kemarin maksutnya, 14 April 2012 bertempat di Gor UII tercinta yang ada di pucuk gunung lereng merapi jakal km 14,5 diadakan kejuaraan tahunan yang cukup bergengsi di kancah internasional program UII yang juga kece *halahnarsis* yaitu IP CUP :D yeyeye lalala yeyeye kalo kata mbak deti :3


nah, disana ada tiga kejuaraan yang diperebutkan, bulutangkis, basket dan futsal. badminton masih dihuni oleh juara bertahan angkatan 2010 berjaya ~~ oleh sodara mega, anny dkk. menumpas lawan lawan dari adek angkatan dan kakak kakak angkatan. congrat guys :)


kejuaraan kedua yaitu basket. tim basket putra 2010 yang di gawangi oleh sodara derry, pieter, adi, burhan, supad dkk sudah sangat berjuang luar biasa sampai ada cidera sana sini. meskipun tidak mendapati juara, kalian tetep juara di hati kita kok :D kalian hebaaaat :3

 pemain bulutangkis dan beberapa tim basket putra (mega-burhan-supad-adi)


buat tim basket putri 2010 yang di wakili oleh lariza, aghnia, almalia, yanibonny, sandra dan anggik ini sudah bermain sangat maksimal sekali. meskipun pada akhirnya mendapati posisi runner up di bawah angkatan 2009, kami para supporter sudah sangat puas :D terlebih kejuaraan basket baru diadakan tahun ini. tahun depan kita juara ya teman teman :')


dan tim futsal yang di gawangi oleh addin dkk juga cukup sengit dan tangguh untuk menghadapi lawan-lawannya. meski tumbang oleh angkatan 2009 yang dapat mengungguli mereka. tahun ini tahun kedua final futsal IP CUP antara 2009 dan 2010. meski begitu, kami tau kalian sudah melakukan yang maksimal. we proud of you all :)

tim futsal putra di kursi pemain (anang, rizan, guruh, trio, mimin dan derry)

daaaaan sebenarnya yang terpenting dari kejuaraan tahunan yang diadakan oleh IPF UII ini lebih dikaitkan oleh kebersamaan dan kekompakan para mahasiswa satu angkatan IP FE UII yang mana terbagi atas tiga jurusan, yaitu accounting, management, dan economics. karena kita satu tim, kita jadi saling mendukung, saling kompak jadi supporter, dan lebih akrab lagi dengan teman teman satu angkatan :D

Ladies IP 2010 menggunakan baju angkatan, siap sedia menjadi supporter setia :3

kebersamaan itulah yang kami dapatkan hari ini. seru, menyenangkan, mengharukan, dan juga menegangkan. semuanya bercampur aduk jadi satu. lelah, senang, capek, tapi bahagia. setidaknya hari ini kami angkatan 2010 sudah menyuguhkan yang terbaik. kalah menang itu hal biasa, setidaknya kami sudah mencoba :D

segenap mahasiswa IP Management 2010 yang begitu ceria dalam indahnya kebersamaan di IP CUP 2012 :')

Finally, we ended this day with full of tired but happy and we'll hope that IP CUP 2013 will write a new our history victory :3

See you next year guys! ciao

Salam Sehat :3

kiki ramadhani.

Nasi Goreng Padmanaba, 14 April 2012 ~

well, sedikit mengulas beberapa celotehan saya bersama seorang sahabat saya yang sebenernya unyu tapi kadang suka gengsi buat bilang saya lucu, *eh? haha seorang mahasiswi dualisme yang ciamik, mandiri dan amat macho :3 


kita membahas ngalor-ngidul-ngulon-ngetan soal masalah kuliyah, kangen, kehidupan hati yang tidak stabil, insecure, dan lain sebagainya, sampai membahas sedikit tentang keadaan hatinya saat ini. *cielah


karena ini rahasia, jadi saya tidak menceritakan kisah lengkapnya, hanya saja, pada akhir cerita teman saya, ia berkata:


"aaaa kenapa aku baru ketemu kamu sekarang. kalo kamu bilang orang yang kayak gitu jangan di sia-siain, berati aku amat sangat menyesal sudah menyia-nyiakan dia, padahal dia udah pas banget sama apa yang kamu bilang :( ."


dengan ringan saya berkata, *sokidihbangetyaaku*


"dia ada di hidup kamu buat dijadiin pelajaran, kalo kamu merasa dia punya "nilai" yang tinggi di mata kamu, itu artinya besok di masa depan kamu harus bisa dapet orang yang "nilai" nya lebih tinggi daripada dia. kamu pasti bisa. semangat!"


dan seperti biasa ia hanya berkata, "kik, kamu. errr"
aku: "kenapa? aku lucu? iya emang" :D 


sekian dan terimakaciiiiih :D


kiki ramadhani ~