aku tidak mungkin berlari sejauh ini jika tidak ada yang kuperjuangkan.
Selasa, 14 Mei 2013
Minggu, 05 Mei 2013
Tulisan Tangan.

why do we love so easy even when its not right (Pink - Try)
keisengan sebuah pagi, kiramadhani.
Kamis, 02 Mei 2013
Finally, April.
*sigh* *sigh* *sigh*
Alhamdulillah, April yang superb-amazing-menegangkan-melegakan-touching!
kenapa?
april ini pementasan Tulah Cinta Kuasa dari Teater Maraton yang mana adalah pementasan perdanaku setelah lima tahun vakum dari dunia perteateran. rasanya? wuih! excited plus deg-degan. masuk bulan april enggak sempet bikin resolusi. hari-hari di penuhi dengan countdown buat pementasan tanggal dua puluh kemarin. pertama kali megang peran yang cukup penting, rasa frustasi, setres, capek, dan campur aduk selama latian tergantikan sama kehangatan keluarga ajaib. semua jadi seimbang :) setelah pentas, hati ini rasanya plong pake banget. well, I do my bests. thanks for all support :")
april ini, teman-teman baru, jungkir balik berbagai masalah, konflik dari dalam dan luar diri sendiri. semua datang begitu saja, semua (mungkin) memang seharusnya begitu. berbagai pergulatan dalam dalam diri sendiri, berbagai introspeksi diri, bersyukur ditengah haru biru masalah dan dilema, masih banyak yang bersedia memberi solusi, nasehat, teguran, dan semangat buat jadiin hidup lebih baik. bulan ini aku banyak beradaptasi dengan segala sesuatu yang berbeda. rasanya berbeda. tapi selama ini baik, aku bakal terus berjalan :)
april ini banyak menerima, banyak berdamai, banyak melihat segala sesuatu dari sisi yang berbeda. mulai memperluas jaringan, mulai mengatur masa depan sedikit demi sedikit.
april ini banyak hal yang tidak terduga, banyak yang datang tanpa diminta, banyak konflik yang seharusnya bisa diredam, banyak hati yang harus didinginkan.
april yang berkesan. from this, I know where I should be. ready for the next destination? Yes I am :)
Pementasan Teater Maraton: Tulah Cinta Kuasa
Tanggal dua puluh april yang lalu, saya dan teman-teman dari Teater Maraton mengadakan pentas teater berjudul Tulah Cinta Kuasa di Beringin Soekarno, Realino, Universitas Sanata Dharma.
Kisah ini menceritakan tentang Kisah Ken Arok diambil dari Kitab Pararaton dan diiringi dengan improvisasi dan beberapa selipan mengenai aksi dan komedi. Ini dikarenakan pementasan Tulah Cinta Kuasa mengusung pementasan Komedi Aksi.
Jessica Permatasari, sutradara pementasan mengatakan, “lakon ini
mengisahkan kehidupan Ken Arok mulai dari latar belakang kehidupannya
sebagai rakyat kecil hingga menjadi Raja Singhasari dan mati.” Sindiran
dan lelucon beraroma politik dan sosial disampaikan dalam dialog-dialog
para pemeran.
Lakon yang dibungkus secara komedi aksi ini mampu memainkan perasaan
penonton. “Kami menggarap lakon ini secara komedi karena kami ingin
menunjukkan bahwa sejarah dapat jadi menarik tanpa mengubah cerita dan
makna,” ujar Ani Hanifah selaku Pimpinan Produksi.
Teater Maraton adalah teater Independen yang dibentuk audisi tanggal 19 Februari 2013 dan Tulah Cinta Kuasa adalah debut pertamanya.
Ketika Kamu.
Ketika kepedulianmu adalah sebuah alibi untuk bersua. aku benci. aku benci ketika kata harus begitu semu dan menusuk-nusuk jingga.
kalau kamu masih peduli, bisakah kembali dengan cara yang semestinya?
Label:
petikan kata
Jumat, 26 April 2013
Senin, 15 April 2013
Rindu Itu Rancu
![]() |
| source: minoral.deviantart.com |
semesta tidak pernah mengenal rasa.
ia bisu dalam kerancuannya.
semesta bergulir dengan sendirinya.
tanpa mengumbar janji
tanpa menebar aksara
rindu itu datang dengan sendirinya.
entah dari genangan yang terusik,
atau dari tiap bulir yang menjatuhkan diri.
rindu itu rancu.
sama rancunya dengan semesta.
sama peliknya dengan semesta.
dan bilamana esok lusa rinduku tak lagi rancu,
adakah disana namamu tercetak?
Label:
petikan kata
Sabtu, 13 April 2013
Mimpi semalam; kamu
dua hari yang lalu.
iya. dua hari yang lau, aku terbangun dengan amat menyebalkan. kenapa?
pagi itu aku serupa terhenyak atas kenyataanku sendiri. kamu serupa nyata. padahal cuma bunga tidur belaka.
tapi entah.
rasanya aneh.
rasanya rancu.
kamu tiba tiba datang.
berkata akan datang pementasan minggu depan.
sound like impossible before. and voila!
sepertinya memang akan begitu :"
entah bagaimana kabarmu kini, entah seperti apa keadaanmu sekarang, aku tidak tau.
lagipula, memang kau masih peduli denganku?
entah. cuma kamu yang tau.
dan ya, semoga hidupmu di pulau seberang selalu baik ya :)
ohya, doakan pementasan teaterku tanggal 20 besok sukses ya. meskipun ragamu jauh, doamu lebih dari cukup :')
Jumat, 12 April 2013
102 of 365
ketika melihatmu pagi ini hanya sebatas mimpi yang akhirnya hilang terendap pagi. aku harus berkata apalagi?
Senin, 08 April 2013
seseorang berkata; mengapa kamu tidak pernah jatuh cinta pada orang yang "benar" ?
lalu aku mengernyitkan dahi dan berkata; apakah jatuh cinta butuh pembenaran?
Jatuh cinta itu tidak butuh pembenaran, tetapi butuh kepastian~
lagipula, benar atau salahnya jatuh cinta siapa yang bisa menilai?
jatuh cinta juga terlalu rancu untuk dijabarkan dengan logika.
bukan begitu?
That's Why I love March.
oke. anggap aja aku terlambat menulis seluruh tulisan ini. tapi buat saya apapun tidak ada kata terlambat. apalagi tentang tulisan.
yah, karena keterbatasan waktu, dan gadget yang minim, baru bisa nulis sekarang :D
empat kejutan, empat cerita, empat makna, dan doa yang tak terhitung.
aku harus amat sangat bersyukur :)
dua puluh sembilan maret duaribu tiga belas.
dimulai ketika pagi-pagi buta, ada janji jogging, yang memang sudah tertebak adalah modus belaka. yang tidak disangka adalah diikat di pagar dan di"habisi" dengan guyuran air kopi dan teman-temannya. kedinginan dan basah kuyup, plus dengan guyuran tepung dll. tapi pagi ini berbeda. saya pasrah dianiaya, ya atleast saya tau bahwa mereka masih peduli dengan saya. oh ya, kue pertama dari teman-teman seperumahan. genk RT 05 ada dedek rian, mbak dinar, dita, nisa dan lilil :)
kejutan kedua: datangnya lima orang yang sudah rapih dan sudah mandi, membawa kue seperti gambar diatas, menyanyi dengan suara apa adanya, tapi cukup untuk membuat terharu. yak. Dmalikam maci ajeng lia icha arman. tapi minus momo yang sedang berhalangan. but, aku suka sepatu yang alhamdulillah pas dikakiku yang aneh ini. *kecup satu satu*
(bukan) kejutan ketiga: ibu membuat sebuah tumpeng sederhana buat mensyukuri hari jadi yang sudah banyak taun ini. lebih dari cukup untuk kado spesial hari ini. doa dan dukungan buat semua kegiatanku aja udah lebih dari cukup :')
hari yang menyenangkan meski rencana keluar gagal semua.
kejutan ketiga: tiga puluh satu maret dua ribu tiga belas.
latian teater di luar, di nol kilometer lebih tepatnya, berdandan ala ken dedes, dan aku mulai merasakan firasat firasat aneh saat disuruh menggalang dana. dan taraaa~ di kantin TBY, muncullah slamet dan deta membawa kue dan lilin yang dicari dengan susah payah. well, entah ini surprise atau bukan, atau apapun yang penting aku tersentuh. ah, keluarga ajaib memang ajaib! :D
ada doa yang tersirat dan doa yang tersurat, salah satunya, semoga pementasan nanti lancar dan sukses. amin :)
satu april dua ribu tiga belas.
kejutan keempat: suasana sedang tidak hangat, rapat sedang berlangsung, dingin, badan lelah sehabis kehujanan, pukul sembilan lewat. tiba-tiba muncullah fany membawa kue. dan aku tertunduk lemas di lantai. iya, capek ati :" tapi terbayar kok sama kejutan seadanya dan sesempetnya. aku menghargai kalian. dan aku sayang kaliaan :*
kehidupan yang sempurna itu tidak ada, tetapi bagaimana kita selalu membuat hidup kita selalu spesial, segalanya akan terasa sempurna.
bukan begitu? :)
Bulan ini spesial. That's Why I Love March.
Kamis, 04 April 2013
Langganan:
Postingan (Atom)




