Jumat, 15 Februari 2013

Sebuah Catatan; Kepada Kenangan



Kepada kenangan kuletakkan seluruh kita yang pernah terlukis dalam kanvas bertemakan masa lalu. 

Kepada kenangan yang masih lebih fasih menyeduh sendu daripada menyembuh pilu; itu kamu.

Kepada kenangan yang sibuk mengepal genggam, disebuah sudut yang justru menyimpan sesal.

Kepada kenangan yang kusesap sembari mencecap secangkir kopi panas, aku mengingatmu; kembali.

Kepada kenangan yang muncul dari dasar-dasar ingatan, ketika rinduku jauh dari kata merelakan

Kepada kenangan yang tidak jemu mendekap puja, meski pada akhirnya merengkuh duka; menghapus kita. 

Aku mengaduh kepada kenangan., tentang tiap manis dan pahit yang bersamaan meluka.

Aku berdusta pada hujan, dan Kepada kenangan tentang rasa-rasa penasaran yang membuncah mengiringi keluku

Kepada kenangan yang kau cipta dari balik bilik belenggu senja, di masa yang tidak ternyana mengusik relung seluruh sukma

Kepada kenangan yang hadir di sela kesepian, saat temaram wajahmu begitu samar terlupakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar